Menu

Mahyeldi Hadiri Launching Gerakan Nasional Wakaf Uang

  Dibaca : 103 kali
Mahyeldi Hadiri Launching Gerakan Nasional Wakaf Uang
LAUNCHING— Wako Padang, Mahyeldi Ansharullah bertemu Presiden RI Joko Widodo saat launching Gerakan Nasional Wakaf Uang di Jakarta, Senin (25/1).

AIAPACAH, METRO
Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah menghadiri launching Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU) yang dicanangkan oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/1).

Dalam kesempatan itu, Mahyeldi diundang selaku ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumatera Barat. Ia didampingi Sekretaris MUI Padang, Mulyadi Muslim, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Endrizal, pengurus MES Sumbar, Sobri, Ahmad Wira dan Rifka Abadi dari Bank Nagari.

Mahyeldi mengatakan, GNWU ini bertujuan untuk menggelorakan semangat masyarakat untuk berwakaf uang, sebagai salah satu potensi yang bisa dikembangkan untuk pemberdayaan umat.

Mahyeldi, selaku Ketua MES Sumbar menyambut positif diluncurkannya GNWU. Menurutnya, hal ini bisa membangkitkan animo masyarakat untuk berwakaf uang, dalam rangka mempercepat pembangunan yang bernilai dunia akhirat.

“Selama ini kita hanya mengenal aset wakaf identik dengan 4M, masjid, mushala, madrasah, dan maqbarah (kuburan). Tapi sebetulnya ada juga aset wakaf usaha produktif, yang jika dikelola secara profesional pasti akan punya nilai tambah yang tinggi,” sebut Mahyeldi usai menghadiri acara launching GNWU oleh Presiden RI di Istana Negara.

Mahyeldi bertekad dan yakin gerakan ini dapat dikampanyekan secara masif di Sumatera Barat, yang masyarakatnya dikenal agamais dengan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

“Untuk itu, Sumbar perlu sinergi para nazhir perseorangan, lembaga dan yayasan menjadi satu konsorsium, sehingga bisa saling mengisi dalam mengelola aset wakaf,” harapnya.

Sementara itu, Presiden RI Joko Widodo mengatakan, salah satu pengembangan lembaga keuangan syariah yang dikelola berdasarkan sistem wakaf cukup besar baik benda bergerak maupun tidak.

“Potensi wakaf Tanah Air cukup besar, dengan potensi aset wakaf per tahun mencapai Rp 2.000 triliun, dan potensi wakaf uang bisa menembus hingga Rp 188 triliun,” jelasnya sebagaimana dikutip dari akun Youtube Sekretariat Presiden.

Mahyeldi merupakan satu-satunya kepala daerah yang diundang oleh Presiden RI untuk menghadiri kegiatan tersebut. Dimana Kota Padang dijadikan sebagai pionir GNWU.

Setelah menghadiri acara launching wakaf uang di Istana Negara, Mahyeldi merapatkan barisan dengan pengurus MES Sumbar dengan mengadakan pertemuan dengan jajaran Direksi Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) Pusat di ruang kerjanya. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional