Menu

Mahfud Tuding SBY Soal Pengalihan Tanah

  Dibaca : 29 kali
Mahfud Tuding SBY Soal Pengalihan Tanah

JAKARTA, METRO–Politikus Demokrat Andi Arief menyikapi pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD yang menuding pe­nga­lihan tanah ke warga negara asing paling banyak terjadi pada era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Aktivis 1998 itu pun mengaku tidak mau banyak mengomentari pernyataan Mahfud. Sebab, Mah­fud tidak me­miliki dasar menuding hal tersebut. “Mahfud ngawur,” kata Andi Arief melalui layanan pesan, Selasa (8/6).

 Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat (PD) Irwan meminta Menko Polhukam Mahfud MD untuk tidak membuat pernyataan yang tak berdasar fakta. Irwan menga­takan hal ini merespons pernya­taan Mahfud MD yang mengatakan pengalihan tanah ke negara asing paling banyak terjadi di era SBY. Wakil Sekretaris Jenderal PD itu menegaskan kalau Mahfud tidak bisa membedakan antara Hak Pengusahaan Hutan (HPH) dan Hak Guna Usaha (HGU).

Irwan menjelaskan HPH itu izinnya di kawasan hutan, bukan penguasaan atas tanah. Hanya hak untuk mengusahakan hutan atau memanfaatkan potensi kayu di dalam kawasan hutan. “Makanya, sangat aneh bicara pengalihan tanah saat pemerintahan Bapak SBY kepada asing, tetapi bicaranya HPH,” kata Irwan dalam kete­ra­ngan tertulisnya yang diterima jpnn.com, Selasa (8/6).

Irwan kemudian meminta Mah­fud MD untuk berhenti menyalah­kan pemerintah sebelumnya. Diri­nya juga menyebutkan itu bukan hanya mempermalukan Mahfud sebagai pejabat negara. “Namun, juga mempermalukan atasannya sendiri yaitu Presiden Jokowi. Kan jadinya seperti pemerintahan ini tidak bisa kerja, tapi bisanya hanya mencari kesalahan pemerintah sebelumnya,” kata legislator Ko­misi V itu.(ast/jpnn)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional