Menu

Mahasiswi Ditabrak, Disekap, Diperkosa 5 Pria, lalu Dibuang

  Dibaca : 4779 kali
Mahasiswi Ditabrak, Disekap, Diperkosa 5 Pria, lalu Dibuang
Timw AR Center menyerahkan bantuan uang tunai dan beras dari Andre Rosiade kepada keluarga Ria di Mata Air, Padang Selatan.

1-2 UTAMA-SAMBUNGAN (FC).pmd

PADANG, METRO–Tragis benar nasib EW (23). Mahasiswi kebidanan itu diperkosa habis-habisan, hingga tak sadarkan diri oleh lima pria, Selasa (1/9) pagi. Parahnya lagi, sebelum diperkosa, EW duluan ditabrak dengan mobil oleh pelaku. Jangankan menolong, pelaku malah menyekap korban di atas mobil dan memperkosanya secara bergiliran.

Puas menuntaskan syahwatnya, pelaku membuang saja korban di pinggir jalan, persisnya di belakang Kampus Mercubakti Jaya, Siteba, Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang. Kondisinya memiriskan, luka robek di beberapa bagian tubuh. Lutut dan siku korban juga luka lecet dan membengkak karena berbenturan dengan aspal saat ditabrak oleh pelaku.

”Anak saya kini terbaring lemah di rumah sakit. Dia belum siuman,” ungkap JE (55), orang tua korban yang melapor ke Polresta Padang, Rabu siang.

Sesuai keterangan JE, anaknya pagi itu pergi ke tempat fotocopy untuk memperbanyak lembaran tugas kuliahnya. Usai fotocopy, WE lalu pulang. Kebetulan, jalan waktu itu sedang lengang.

“Anak saya katanya tak berfirasat apa-apa, sebab dia tak punya masalah dengan siapa saja,” ungkap JE dalam laporannya ke SPKT Polresta Padang.

Sewaktu berjalan kaki, tiba-tiba dari belakang ada mobil yang belum diketahui jenis dan pelat nomornya, melaju dengan kencang. Diduga, dengan sengaja, sang sopir menabrak WE hingga terpental beberapa meter. Tubuhnya menghantam aspal dan terluka parah. WE sempat minta tolong dan mencoba berdiri, namun dia tak mampu.

Saat itulah, salah satu pelaku turun dari mobil dan menaikkan WE ke atas mobil yang di dalamnya ada lima pria. Awalnya, dikira, WE akan dibantu untuk kemudian dibawa ke rumah sakit. Namun, harapan WE tak sesuai kenyataan. Sewaktu dinaikkan ke atas mobil, kelimanya malah berpikiran mesum. Diliputi nafsu, kelimanya lalu mulai meraba-raba tubuh WE yang sudah lemah karena terluka cukup parah.

Tak cukup meraba, kelimanya mulai bertindak lebih jauh. WE, mahasiswi yang berparas cantik lalu digilir. Secara bergantian, kelimanya memperkosa WE, yang memang tidak bisa apa-apa. Jangankan melawan, untuk berteriak saja dia tak mampu. “Perlakuan kelimanya sungguh biadab,” kata JE.

Puas menuntaskan nafsu arus bawahnya, para pelaku lalu melempar WE ke pinggir jalan, lalu berlalu pergi. WE ditinggal dalam keadaan awut-awutan dan penuh luka. “Lama anak saya berada di pinggir jalan karena kehabisan tenaga,” ucap orang tua korban.

Dengan mengumpulkan sisa tenaga, WE lalu berjalan kaki dan naik angkutan umum. Dia pulang ke rumahnya yang ada di Pariaman. Sepanjang perjalanan, dia pingsan berkali-kali, namun kembali siuman. Hingga akhirnya sampai di rumahnya.

”Baru saja sampai di rumah, dia sudah jatuh. Saat saya tanyakan, dia sempat bercerita tentang kejadiaan yang dialaminya. Setelah itu pingsan lagi, dan hingga kini tidak kunjung siuman,” tutur JE.

Melihat kondisi anaknya yang parah, kedua orang tuanya lalu melarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar di Padang. Dalam pemeriksaan dokter, WE memang terluka parah. Dia lemah dan belum bisa dimintai keterangan. Beberapa bagian tubuhnya juga tidak bisa digerakkan karena sakit.

Setelah memastikan anaknya mendapatkan perawatan medis, orang tua korban baru melapor ke Polresta Padang. Laporan itu dibenarkan  Kanit III SPKT Polresta Padang Ipda Nofridal. “Laporannya memang sudah masuk. Kita juga telah meminta keterangan orangtua korban yang melakukan pelaporan,” tutur Nofridal.

Selain meminta keterangan orang tua korban, polisi juga melakukan visum. Sayangnya, polisi belum bisa berbuat banyak dalam mengejar pelaku, karena korban tidak bisa ditanyai. Dia depresi berat dan masih lemas. Meski demikian, ada dugaan, para pelaku sudah lama mengincar korban. Bisa jadi, juga mengenalinya. “Semuanya akan diselidiki. Sekarang, berkasnya sudah di Satreskrim Padang,” ucap Nofridal. (cr9)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional