Close

Mahasiswa Cabuli Anak Tetangga di Pondok, Korban Dipaksa lalu Diancam, Setahun Kabur, Ditangkap saat Pulang Kampung di Kabupaten Sijunjung

PELAKU CABUL— Pelaku IQB (20) yang tega mencabuli anak tetangganya ditangkap setelah pulang kampung dan setahun menjadi buronan.

SIJUNJUNG, METRO–Sempat menghilang sejak setahun belakangan hingga menjadi buronan, seorang pemuda yang terlibat aksi pencabulan terhadap anak tetangganya yang masih di bawah umur, akhirnya ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polres Sijunjung saat pulang kampung. .

Pelaku yang diketahui berinisial IQB (20) ditangkap saat sedang pangkas rambut di Nagari Lalan, Kecamatan Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung tanpan perlawanan, pada Senin (10/1). Dari hasil pemeriksaan, terungkap kalau pelaku yang juga berstatus mahasiswa selama ini ternyata bersembunyi di wilayah  Provinsi Jambi.

Kasat Reskrim Polres Sijunjung, AKP Abdul Kadir Jailani mengatakan, tersangka dilaporkan melakukan tindak pidana pemerkosaan terhadap anak di bawah umur pada 2 Januari 2021 lalu. Namun, mengetahui telah dilaporkan, tersangka langsung melarikan diri.

“Tersangka merupakan warga Nagari Lalan, Kecamatan Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung. Korbn rumahnya tidak jauh dari rumah tersangka. Aksi persetubuhan dilakukan pelaku di sebuah pondok sekitar pukul 20.21 WIB,” ungkap AKP Abdul Kadir Jailani, Kamis (13/1).

Dijelaskan AKP Abdul Kadir Jailani, modusnya, tersangka mengajak korban ke dalam pondok lalu mengancam dan memaksa korban yang masih di bawah umur agar mau berhubungan badan dengannya.

“Usai memperkosa korban, tersangka mengancam korban agar tidak menceritakan perbuatannya itu kepada siapapun. Namun, ternyata setiba di rumah, korban langsung menceritakan apa yang telah dialaminya kepada orang tuanya hingga orang tua korban melapor ke Polres,” jelas AKP Abdul Kadir Jailani.

AKP Abdul Kadir Jailani menuturkan, hanya saja, setelah dilakukan visum dan pemeriksaan saksi-saksi, saat akan dilakukan penangkapan ternyata tersangka sudah tak ada lagi di rumahnya. Bahkan, pihaknya berupaya melakukan pencarian terhadap tersangka hingga ke Jambi.

“Tersangka sempat kabur ke daerah Jambi untuk bersembunyi. Sudah kami buru ke sana tapi tidak bertemu. Setahun kemudian, kami mendapat kabar dari warga bahwa dia sudah pulang, langsung kami amankan ketika tersangka sedang pangkas rambut,” ujar AKP Abdul Kadir Jailani.

Ditambahkan AKP Abdul Kadir Jailani, dari hasil interogasi, tersangka sudah mengakui perbuatannya. Saat ini  tersangka diproses oleh Unit PPA Satreskrim Polres Sijunjung dan diamankan di Mapolres Sijunjung.

“Tersngka akan dijerat dengan Pasal 76 D Jo Pasal 81 ayat (1),(2) dan (3) Undangundang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ancamannya 15 tahun penjara,” ucap Abdul. (ndo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top