Menu

Madura United Putus Tren Positif SPFC

  Dibaca : 93 kali
Madura United Putus Tren Positif SPFC
EDARKAN SABU— Pegawai honorer Pemkab Pessel berinisial AR yang diduga mengedarkan sabu ditangkap Satresnarkoba Polres Pessel. (mario/posmetro)

PADANG, METRO – Tuan rumah Semen Padang FC harus mengakui keunggulan tim tamu Madura United dalam lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion H Agus Salim, Minggu (20/10) sore, pada pertandingan tersebut tim besutan Eduardo Almeida harus tunduk 1-2 oleh anak asuh Rasiman.

Gol kemenangan Madura United tercipta oleh Aleksandar Rakic pada menit ke 24 dan Diego Assis pada menit 89. Sementara gol tuan rumah berhasil diciptakan oleh striker anyar mereka yaitu Karl Max Barthelemy pada menit 76.

Kekalahan tersebut otomatis membuat tim yang berjuluk Kabau Sirah ini bisa kembali masuk ke dalam zona merah klasemen Liga 1, yang saat ini dibawahnya ada Persija Jakarta yang hanya terpaut satu angka.

Semen Padang sendiri saat ini berada pada posisi 15 dengan mengemas poin 22, sementara tim tamu Madura United semakin kokoh di papan atas klasemen dengan poin 41.

Menanggapi hasil pertandingan tersebut, Pelatih Kepala Semen Padang FC Eduardo Almeida usai laga mengatakan bahwa pertandingan menghadapi tim besutan Rasiman adalah pertandingan yang berat.

“Pertandingan kali ini cukup berat, kedua tim sama-sama tampil ngotot untuk mencuri poin,” ujar Eduardo, Minggu (20/10).

Dikatakannya, pada pertandingan tersebut, anak asuhnya kurang tenang dalam memanfaatkan setiap kesempatan, alhasil Semen Padang harus mengakui keunggulan tim tamu. Selain finishing, pertahanan Semen Padang kali ini sedikit lengah, seringkali striker tim yang berjuluk Laskar Sapi Kerrab tersebut lolos dari penjagaan pemain bertahan Semen Padang.

“Finishing kita di pertandingan ini tidak begitu baik, beberapa kesempatan yang semestinya bisa dimanfaatkan dengan baik, namun sayang karena tidak tenang beberapa peluang tersebut tidak bisa menjadi gol. Pada pertahanan kami juga sedikit lengah, akibatnya kesempatan terahkir yang dimiliki Madura United melalui benturan tiang gawang dari sepakan freekick tersebut para pemain bertahan tidak sadar keberadaan Diego Assis,” tambahnya.

Untuk hasil tersebut, jelang menghadapi Persipura Jayapura di Stadion H Agus Salim, Kamis (24/10) besok Eduardo mengatakan akan segera lakukan evaluasi.

“Ya kami setelah ini akan evaluasi tim, terkhusus untuk finishing tim dan juga ketenangan saat menjaga pertahanan,” ujarnya.

Sementara itu, pemain Semen Padang FC Muhammad Rifqi usai laga mengatakan, ia dan rekan-rekannya seharusnya bisa memberikan kemenangan kepada masyarakat Sumatera Barat, tapi kenyataannya skor ahkir tidak berpihak pada Semen Padang.

“Kami harusnya bisa menang, kami sudah tampilkan permainan yang maksimal, teman-teman sudah berjuang, namun kelengahan yang terjadi hasil tersebut berubah,” ujarnya.

Ia juga berharap kepada supporter Semen Padang FC atas kekalahan tersebut jangan langsung meninggalkan Semen Padang, ia juga meminta supporter tetap memberikan dukungannya terhadap tim untuk sisa laga berikutnya.

“Kami berharap jangan langsung judge tim ini tidak baik, di lima pertandingan terahkir kami sudah buktikan, bahwa kami ini bisa bersaing dengan baik, kami sudah buktikan kepada masyarakat Sumbar bahwa kami bisa dipercaya untuk Liga 1, kami berharap  dukungan penuh masyarakat Sumbar untuk kembali membangkitkan tim ini dimana ia seharusnya,” ujarnya.

Rifki juga meminta kepada masyarakat Sumbar atas kekalahan yang dialami oleh Semen Padang ini jangan berikan ia dan rekan-rekannya kritik yang tidak membangun, ia meminta berikan kritik yang bisa kembali membangun kekompakan tim agar di sisa pertandingan, Semen Padang bisa berikan yang terbaik untuk masyarakat Sumbar.

“Saya meminta kepada siapapun, jangan beri kami kritik yang sampai membuat kekompakan tim kami hancur, berilah kami kritikan yang bisa membangun tim ini kembali baik, saya berharap, masyarakat bisa lakukan hal tersebut tanpa harus menjatuhkan tim ini karena tidak bisa berikan yang terbaik pada pertandingan kali ini,” pintanya.

Kemudian di kubu tim tamu, Pelatih Madura United Rasiman usai laga mengatakan bahwa timnya menang karena keberuntungan.

“Semen Padang kali ini luar biasa, mereka menekan dari awal hingga ahkir, tim kita cukup kesulitan, karena agresifnya permainan dari tim tuan rumah, namun saya apresiasi kepada tim karena bisa tenang menghadapi gempuran Semen Padang, dan saya akui kemenangan kali ini kami merasa beruntung,” katanya.

Ia juga mengatakan, pertahanan Madura United sangat kewalahan mengawal dua striker Semen Padang, Karl Marx Barthelemy dan Vanderlei Fransisco.

“Dua center bek kami berhasil bermain sangat bagus kali ini, mampu mengawal dua striker Semen Padang tersebut pemain lain pun juga baik, yang jelas, pertandingan kali ini kami menang dengan kerja keras bersama, Alhamdulilah,” ujarnya. (heu)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional