Menu

Mabuk Lem dan Narkoba di Tanjung Gadang Meresahkan, Kapolres: Jangan ada Hukum Rimba dan Upaya Melindungi dari Masyarakat

  Dibaca : 105 kali
Mabuk Lem dan Narkoba di Tanjung Gadang Meresahkan, Kapolres: Jangan ada Hukum Rimba dan Upaya Melindungi dari Masyarakat
KELUHKAN— Bertemu dengan Kapolres Sijunjung, salah seorang tokoh masyarakat Tanjung Gadang mengeluhkan kenakalan remaja menghisap lem dan peredaran narkoba.

SIJUNJUNG, METRO–Maraknya aksi para pelajar yang menghisap lem (mabuk lem) dan ke­na­kalan remaja di Ke­cama­tan Tanjung Gadang, Ka­bupaten Sijunjung men­jadi keresahan bagi masyarakat setempat. Hal itu diungkapkan langsung sejumlah tokoh ma­sya­rakat di Kecamatan Tanjung Gadang kepada Ka­polres Sijunjung AKBP Muhammad Ikhwan Lazuardi beserta jajaran, Kamis (9/9).

Masyarakat meminta agar pihak kepolisian bisa me­lakukan pembinaan serta menindak tegas pa­ra pelaku tindak kejahatan yang menganggu ke­ama­nan dan kenyamanan ma­sya­rakat Kecamatan Tanjung Gadang.

Tidak hanya kenakalan remaja, peredaran Narkoba dan maraknya perjudian, togel serta penyakit masyarakat juga sudah meresahkan. Hal itu dikhawatirkan menjadi awal mula rusaknya generasi dan menghambat kemajuan daerah.

Seperti yang diung­kapkan Wakil Ketua Pemuda Nagari Sinyamu, Joni. Ia merasa dilema terkait kenakalan remaja saat ini. “Keluhan dan dilema kami di nagari terkait kenakalan remaja, menghisap lem dan peredaran Narkoba yang marak terjadi belakangan ini,” sebut Joni.

Hal yang sama disampaikan Ketua KAN Nagari Tanjung Lolo, Kecamatan Tanjung Gadang, Eka Dt Rajo Lelo saat pertemuan kunjungan kerja Kapolres Sijunjung. “Kami mohon kepada Kapolres untuk dapat memberantas Nar­koba dan penyakit masya­ra­kat khususnya di Nagari Tan­jung Lolo yang sudah marak terjadi. Kami dari ninik mamak berkomitmen tidak akan melindungi para pelaku,” tuturnya kepada Kapolres.

Kenakalan remaja ter­sebut sudah masuk ke ranah pendidikan dan ling­kungan sekolah. “Keluhan itu yang dirasakan tenaga pendidik saat ini. Kami meminta kepada pihak kepolisian untuk dapat melakukan giat sosialisasi terhadap pelajar. Kena­kalan remaja, menghisap lem dan ugal-ugalan saat berkendara sudah sangat mengganggu,” kata Ketua Bundo Kanduang Nagari Langki, Asniwati.

Menanggapi hal itu, Kapolres Sijunjung AKBP Muhammad Ikhwan Lazuardi mengatakan, akan segera menindaklanjuti, baik dalam hal pembinaan maupun penindakan langsung. “Saya sangat berterima kasih kepada ma­syarakat semua yang telah memberikan saran dan masukan kepada ka­mi selaku kepolisian. Saya berjanji akan segera menindaklanjuti apa yang menjadi keluhan bagi ma­syarakat tadi,” kata Kapolres Sijunjung.

Upaya penindakan akan dilakukan bagi ma­sya­rakat yang melanggar hukum, di samping itu pembinaan yang rutin perlu digencarkan khususnya di Kecamatan Tanjung Gadang.  “Kerjasama dari masyarakat untuk mendukung dan membantu tugas-tugas polisi di lapangan sangat diperlukan. Khususnya penindakan pelaku kejahatan. Ka­mi akan tetap menge­de­pan­kan kearifan lokal,” ujar kapolres.

Untuk itu jangan ada lagi upaya melindungi dari masyarakat terhadap upaya penegakan hukum yang dilakukan polisi. Jangan ada lagi penutupan jalan umum kalau ada penindakan dari polisi. Kemudian jangan ada lagi gunakan hukum rimba. “Kalau kita taat hukum keamanan, kenyamanan dan ketertiban di tengah masyarakat akan terwujud,” tegas kapolres. (ndo)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional