Menu

London Bantu Teman Curi Kotak Amal di Masjid Ukuwah Muhammadiyah Pasar Simpang Haru

  Dibaca : 264 kali
London Bantu Teman Curi Kotak Amal di Masjid Ukuwah Muhammadiyah Pasar Simpang Haru
PENCURI— Pelaku Farel Fidoza alias London (32) ditangkap jajaran Polsek Padang Timur atas kasus pencurian kotak amal masjid.

PADANG, METRO–Sempat menjadi buronan, Farel Fidoza alias London (32) yang terlibat dalam aksi pencu­rian uang kotak infak Masjid Ukuwah Muhammadiyah Pasar Simpang Haru, akhirnya ditangkap Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Padang Timur.

Kapolsek Padang Timur AKP Afrides Roema me­ngatakan, pelaku sejak dua minggu belakangan sudah menjadi buronan. Pelaku berhasil ditangkap saat berada di kediamannya Belakang Pasar Simpang Haru, Kelurahan Sawahan Timur pada Minggu dini hari (13/6).

“Pelaku ini sempat ka­bur, namun masih dalam Kota Padang. Meski sudah hampir dua minggu, kita terus melacak keberadaan pelaku, hingga didapatkan informasi pelaku berada di rumahnya. Saat itu juga pelaku kita tangkap,” kata AKP Afrides, Selasa (15/6).

AKP Afrides men­jelas­kan, ditangkapnya pelaku berdasarkan laporan polisi nomor LP/40/B/V/2021/SPKT-Sektor Padang Timur, tanggal 1 juni 2021 perkara percobaan pencurian ko­tak amal di mesjid Ukuwah Muhammadiyah.

“Saat beraksi pelaku bersama rekannya berna­ma Reski Pratama (20) yang telah diamankan ter­le­bih dahulu oleh anggota kami beberapa waktu yang lalu,” sebut Afrides.

Dilanjutkannya, saat beraksi kedua pelaku ini berusaha mencongkel ko­tak infak mesjid, namun aksi tersebut terekam ka­mera pengawas (CCTV) dilokasi dan terlihat oleh penjaga mesjid.

“Pelaku bernama Reski berhasil ditangkap di ke­diamannya, Rabu (2/6) yang lalu. Namun pelaku panggilan London ini tidak diketahui keberadaannya, hingga masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) jajaran kami,” sebutnya.

Disaat melakukan pe­nyelidikan mencari kebera­daan pelaku, Polsek Pa­dang Timur mendapatkan inf­ormasi pelaku yang ter­li­hat berada di rumahnya, hingga langsung dilakukan penangkapan dan dia­man­kan ke Polsek Padang Ti­mur untuk proses hukum selanjutnya.

“Kami mendapatkan ke­beradaan pelaku di ke­dia­mannya. Personel lang­sung melakukan penang­kapan. Dari penangkapan pelaku disita sejumlah ba­rang bukti. Di antaranya alat-alat yang digunakan saat beraksi me­lakukan pen­curian uang kotak infak, seperti tiga gergaji besi, satu besi pe­nyangga jen­dela dan satu gembok,” jelasnya.

Untuk saat ini, pelaku telah mendekam di sel tahanan untuk mem­per­tanggung jawabkan per­bua­tannya. “Pelaku pun dijerat pasal 363 juncto 53 KUHP. Pelaku terancam hukuman penjara tujuh tahun kurungan,” pung­kasnya. (rom)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional