Close

Loncat dari Jembatan, Pria Berbaju Merah Tewas Mengapung

Ilustrasi tewas mengapung
ilustrasi

PADANG, METRO–Sosok tubuh Fiko Yulpratama (26), berhasil ditemukan tim SAR gabungan yang melakukan penyisiran di kawasan jembatan Basko, Selasa (3/5) sekitar pukul 17.45 WIB. Pemuda berbaju kaos merah ini diketahui nekat terjun bebas dari jembatan Basko, Senin sore.

Saat ditemukan jasad korban masih dalam keadaan utuh. Jenazahnya langsung dilarikan ke RS Bhayangkara, namun akhirnya dibawa ke RSUP M Djamil. Terlihat sejumlah keluarga korban mendatangi kamar mayat. Mereka menangis terisak-isak menyaksikan tubuh Fiko yang sudah kaku.

Pencarian dimulai pukul 06.30 WIB. Kami awalnya terkendala karena arus deras dan air keruh, sehingga tidak bisa melakukan pencarian dengan teknik penyelaman. Pencarian hingga ke arah pantai Bung Hatta dan hingga Aiatawa, kata Koordinator Lapangan Basarnas Padang Alvizan.

Alvizan menuturkan, berdasarkan informasi yang disampaikan masyarakat pada waktu kejadian korban yang tenggelam dengan ciri-ciri baju merah, celana jeans biru. Korban bernama Fiko Yulpratama dan pernah tinggal di Jalan Bahari, Kampung Tangah, Ulak Karang Selatan, ujarnya.

Kanit Reskrim Ipda SH Sitorus mengatakan setelah berhasil ditemukan, pihak keluarga menolak melakukan autopsi. Sementara, aparat belum bisa memastikan penyebab korban terjun dari jembatan Basko.

Dua Tewas

Dua warga Pesisir Selatan (Pessel) ditemukan tewas mengapung sepanjang Senin (2/5) dan Selasa (3/5). Jinis (88), warga Kampung Sapan, Kenagarian Koto Nan Duo, Kecamatan Batangkapas, ditemukan mengambang di Pulau Garabak setelah terseret arus Muaro Anakan, Kecamatan Batangkapas, pada Minggu (1/5) lalu.

Kalaksa BPBD Pessel Pri Nurdin mengungkapkan, korban terseret arus saat menyeberang sungai Batangkapas. Karena tak bisa berenang, korban akhirnya hilang terseret. Setelah melakukan pencarian selama dua hari, akhirnya korban berhasil ditemukan, ungkap Pri Nurdin.

Sementara itu, Senin (2/5), Anisa (7), murid SD Kotopulai, Kecamatan Lengayang, ditemukan mengapung usai terjatuh di sungai Kotopulai. Menurut keterangan warga, korban sedang bermain di sungai.

Saat pulang ke rumah usai mandi di sungai, korban terpeleset dari atas jembatan gantung hingga akhirnya terseret arus sungai. Kami berusaha menolong, namun korban tidak bisa berenang, ujar Satir (55) warga Kotopulai.

Kapolsek Lengayang AKP Supardi R mengungkapkan, setelah pencarian warga berhasil menemukan korban mengapung di pinggir sungai di daerah Lubukagung, Senin sore. (r/m)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top