Menu

Lomba Barundiang Pasambahan Makan Nagari Kajai Sukses

  Dibaca : 263 kali
Lomba Barundiang Pasambahan Makan Nagari Kajai Sukses
LOMBA BARUNDIANG— Para pemenang Lomba Barundiang Pasambahan Makan se-Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasbar, yang digelar Ikatan Mahasiswa Pelajar dan Pemuda Kajai (Imappka), berfoto bersama usai acara penyerahan hadiah.

PASBAR, METRO
Perkumpulan Rundingan Adat Nagari Kojei di Sungai Lampang, berhasil meraih peringkat kedua dalam Lomba Barundiang Pasambahan Makan se-Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar). Lomba Barundiang ini digelar Ikatan Mahasiswa Pelajar dan Pemuda Kajai (Imappka).

Acara lomba Rundingan Pasambahan Makan itu, digelar di Los Pasar Nagari Kajai, Sabtu (26/12). Dalam acara itu, dihadiri Camat Talamau Nur Fauziah,Wali Nagari Kajai Yulisman,Ketua KAN diwakili Fitranaldi Dt Kayo, ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai dan para pemuda Kajai.

Ketua Panitia Zikri mengatakan, kegiatan lomba barundiang dilakukan murni swadaya dari masyarakat. Dengan cara, bersama-sama panitia bahu membahu meminta sumbangan ke rumah masyarakat. ”Alhamdulillah kegiatan terlaksanan dengan sukses,” kata Zikri.

Tema kegiatan ini adalah, Monjopuik Adet Nen Tinga, maksudnya, kami lihat di kalangan masyarakat sudah banyak ,para pemuda, dan para orang tua kita,yang banyak tidak bisa atau tidak pandai berbicara petatah dan petitih Rundingan Makan.

”Maka dari itu, tersintak dari hati kami para mahasiswa, pelajar dan pemuda Nagari Kajai untuk membangkitkan kembali Batang Tarandam. ”Semoga ini adalah awal baru untuk adat istiadat Nagari Kajai,” ungkapnya.

Sedangkan untuk peserta yang diperkirakan ada delapan grup tersebut, ternyata cuma empat grup yang mendaftar. Dalam penilaian yang langsung dinilai juri yang sudah paham betul dengan petatah dan petitih Nagari Kajai, dengan jumlah juri sebanyak tiga orang.

Sementara itu, Camat Talamau Nurfauziah mengucapkan terima kasih kepada Imppka yang berani mengadakan acara bertema adat tersebut. Apalagi acara dilakukan dari sumbangan masyarakat. ”Ini patut dicontoh oleh para orang tua. Dan, tradisi kita jangan sampai ditinggalkan, sebab sudah banyak kalangan pemuda yang tidak pandai dalam berbicara petatah dan petitih Minangkabau,” kata Nurfauziah.

Dikatakan Nur, ke depan diharapkan Wali Nagari Kajai bisa menganggarkan kegiatan lomba barundiang, karena untuk mengadakan suatu kegiatan sangat perlu dana yang kegunaannya untuk hadiah, konsumsi dan lainnya.

Terpisah Wali Nagari Kajai Yulisman mengatakan,kami tersentuh sekali dengan apa yang di buat oleh anak-anak kami, sebab lomba seperti ini sudah lama sekali tidak dilaksanakan di Nagari Kajai. ”Untuk tahun 2021, akan kami anggarkan pada APB Nagari Kajai kegiatan Lomba Barundiang Adat Kajai,” kata Yulisman.

Sementara itu, Ketua Perkumpulan Rundingan Adat Nagari Kojei di sungai Lampang Hendi mengaku bersyukur karena bisa meraih peringkat dua dalam acara Lomba Pasambahan Makan se-Nagari Kajai. ”Tentunya ini tidak lepas dari peran serta guru rundiang yang telah mengajarkan kami tentang petatah dan petitih Nagari Kajai,” kata Hendi.

Sedangkan untuk hadiah berupa uang tunai, sertifikat, bingkisan serta piala. ”Untuk tahun depan, kami harus menyabet juara satu,” pungkasnya. (end)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional