Menu

Lokasi Pemakaman Khusus Covid-19 di Bungus

  Dibaca : 1818 kali
Lokasi Pemakaman Khusus Covid-19 di Bungus
KETERANGAN— Kabid Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) dr Gentina memberikan keterangan di Media Center, Balai Kota, Kamis (16/4).

AIAPACAH, METRO
Pemko Padang telah menyiapkan lokasi pemakaman khusus Covid-19 di Kecamatan Bungus Teluk Kabung. Lahan tersebut dikatakan telah memenuhi sejumlah syarat khusus yang terkait penanganan Covid-19.

“Sekarang bu Kadis Kesehatan (Feri Mulyani) lagi sedang mengurus menangani pemakaman khusus di Bungus. Mudah-mudahan bisa segera dimanfaatkan,” sebut Kabid P2P (Pencegahan Pengendalian Penyakit), dr Gentina di Media Center, Kamis (16/4).

Ia menambahkan, ada beberapa syarat lokasi pemakaman tersebut. Yakni jauh dari pemukiman penduduk dan sumber air, kedalamannya 1,5 meter, lebih dalam dari pemakaman biasa.

Sebelumnya, sebut Gentina, pernah ada korban Covid-19 meninggal hendak dikuburkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tunggul Hitam. Namun akhirnya tak jadi dilaksanakan karena lokasi itu dekat permukiman penduduk dan sumber air.

Hingga kemarin (16/4), dikatakan Gentina, jumlah kasus yang sudah terkonfirmasi positif ada sebanyak 37 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak empat orang meninggal dunia, empat orang sembuh, sisanya masih dalam perawatan.

Selain itu terang Gentina, pelaku perjalanan dari daerah terjangkit sebanyak 2.913. Orang tanpa gejala sebanyak 361, Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 38 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 54 orang.

Adapun pasien positif Covid-19 ungkapnya, tersebar di sejumlah kecamatan. Yakni, Padang Barat sebanyak dua orang, Padang Utara sebanyak dua orang, Padang Timur sebanyak 13 orang, Kototangah tujuh orang, Pauh empat orang, Kuranji empat orang, Lubuk Begalung tiga orang, dan Lubuk Kilangan dua orang.

“Sementara korban yang telah meninggal yakni sebanyak empat orang. Satu orang tinggal di Kubu Marapalam, satu orang di Kelurahan Lubuk Buaya, satu orang di Batang Kabung Ganting dan satu orang lagi di Pasia Nan Tigo,” bebernya.

Rata-rata sebut Gentina, korban meninggal telah berumur lebih dari 50 tahun dan dengan penyakit penyerta. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional