Menu

Lokasi Finish Tidak Meriah, Indra Catri Minta Pemprov Evaluasi Pelaksanaan TdS

  Dibaca : 94 kali
Lokasi Finish Tidak Meriah, Indra Catri Minta Pemprov Evaluasi Pelaksanaan TdS
BERIKAN SEMANGAT—Bupati Agam, Indra Catri bersama Wagub Sumbar Nasrul Abit saat memberikan semangat kepada para pembalap yang berhasil menaklukan kelok 44. (peri rahman/posmetro)

AGAM,METRO – Bupati Agam Indra Catri menyatakan Tour de Singkarak (TdS) tanpa Agam bagaikan gulai tanpa garam. Pasalnya, Agam mampu memberikan warna tersendiri dalam pelaksanaan event balap sepeda internasional itu. Agam memiliki pesona yang beragam, seperti kelok 44 menjadi icon daerah yang dapat memberikan kesan tersendiri bagi peserta TdS.

Namun dengan pelaksanaan kali ini, Indra Catri sedikit merasa kurang puas karena tidak meriahnya di lokasi finish. Sehingga ia meminta kepada Pemerintah Provinsi, TdS ini dievaluasi lebih mendalam supaya pelaksanaan tahun berikutnya menjadi lebih baik.

“Tidak acaranya saja yang dievaluasi, tapi juga EO nya yang seharusnya memberikan kegembiraan luar biasa kepada masyarakat. Ini memerlukan EO yang cerdas dan tahu dengan kondisi masyarakat Sumbar,” ujar Indra Catri.

Sungguh pun begitu, Bupati dua periode ini tetap berkomitmen Agam bakal terus ikut serta sebagai pelaksanaan balap sepeda internasional tersebut. Karena ini merupakan wujud kebanggaan masyarakat Sumbar khususnya Agam.

“Ini salah satu event internasional yang bisa membanggakan kita semua, tapi apabila tidak serius dan tidak menimbulkan kegembiraan, kita sangat kecewa. Sebab bagi kita di Agam tanpa TdS perdagangan menjadi terganggu,” tegasnya.

Menyikapi hal itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit menyebutkan akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan TdS tahun ini. Sebelumnya, evaluasi dilakukan setiap tahun setelah TdS dilaksanakan. Dengan begitu, pelaksanaan tahun berikutnya kegiatan ini betul-betul memberikan dampak positif kepada masyarakat terutama segi perekonomian.

Nasrul Abit menyebutkan, TdS adalah harga diri masyarakat Sumbar di mata dunia dan dulu sangat sulit untuk mendapatkannya. Maka kepala daerah di Sumbar diminta untuk tetap mempertahankan TdS ini.

“Pelaksanaan TdS jangan hanya dilihat orang bersepedanya, tapi lihat efek yang ditimbulkan seperti hidupnya UMKM dan kuliner bermunculan. Bahkan banyak keuntungan lain yang ditimbulkan,”pungkas Nasrul Abit. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional