Menu

Lokalisasi Penyebaran Covid-19, 1.500 Kongsi Tersebar di 104 Kelurahan

  Dibaca : 309 kali
Lokalisasi Penyebaran Covid-19, 1.500 Kongsi Tersebar di 104 Kelurahan
Mahyeldi, Wali Kota Padang

ALANG LAWAS, METRO
Wali Kota Padang Mahyeldi khawatir, Covid-19 akan terus berkembang Indonesia khususnya di Kota Padang. Kekhawatiran itu karena ketahanan pangan yang buruk.

Dikatakan Mahyeldi, sesuai penelitian dari Institut Pertanian Bogor (IPB), ketahanan pangan Indonesia di bawah negara Ethiophia, Afrika Timur. Dimana, negara Afrika itu dulunya masuk negara miskin. Namun, sekarang ketahanan pangannya lebih bagus dari pada Indonesia.

Sementara untuk bisa mengendalikan Covid-19, perlu adanya ketahanan pangan yang bagus. Seperti di Mesir. “Makanya, kita khawatir, covid ini akan terus berkembang. Karena ketahanan pangan kita tidak cukup bagus,” terang Mahyeldi.

Di sisi lain, Kota Padang dinilai sudah cukup bagus dalam penanganan Covid-19 di Indonesia. Salah satunya dengan membentuk kongsi Covid di setiap kelurahan-kelurahan. Melalui kongsi-kongsi yang sudah berjumlah sebanyak 1.500 ini, bisa melokalisasi penyebaran Covid-19 hanya di tingkat RW saja. Tidak sampai meluas ke seluruh wilayah Kota Padang.

“Makanya saat ini kita fokus menata atau melokalisasi penularan covid ini melalui kongsi kongsi yang telah dibentuk,” sebut Mahyeldi.

Untuk diketahui, Kongsi Covid-19 berbasis RT/RW dilakukan Pemko Padang sejak tengah tahun lalu, bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran (FK) Unand. Ini untuk mengatasi wabah virus corona tersebut19.

Wali Kota Padang Mahyeldi mengatakan, Kongsi Covid-19 untuk mempermudah koordinasi dan sinergi dalam mengatasi wabah Covid-19. Dengan menumbuhkan semangat kepedulian bersama, saling memberikan dukungan kesembuhan bagi warga yang terkonfirmasi postif, serta edukasi pola hidup sehat masyarakat agar tidak terpapar Covid-19.

Kongsi Covid-19 berbasis RT/RW akan diterapkan di seluruh kelurahan di Kota Padang, terutama kelurahan yang masih berada dalam zona merah.

Dikatakan Mahyeldi, saat ini, Kota Padang sudah memasuki zona kuning. Bahkan pada kelurahan-kelurahan tertentu, sudah ada yang menjadi zona hijau. Untuk bisa bertahan di zona kuning dan menuju zoba hijau, perlu kedisiplinan dan komitmen bersama untuk melindungi diri masing-masing dari sebaran virus.

“Mari sama-sama kita terapkan protokol kesehatan. Sehingga penularan bisa segera kita cegah,” tandas Mahyeldi. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional