Menu

Liverpool vs Atletico Madrid, Sang Juara tak Mau Menyerah

  Dibaca : 405 kali
Liverpool vs Atletico Madrid, Sang Juara tak Mau Menyerah
Mohamed Salah

Liverpool akan menjamu Atletico Madrid di Anfield Stadium, Kamis (12/3) 03.00 WIB pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Di laga ini, The Reds, sebutan Liverpool, tertinggal agregat 0-1. Akankah Liverpool bisa membalikkan keadaan?

Pada pertemuan pertama di Wanda Metropolitano, 19 Februari lalu, Liverpool kalah 0-1 dari Atletico Madrid. Gol tunggal kemenangan tim asuhan Diego Simeone dicetak oleh Saul Niguez di menit 4 sudah cukup untuk memaksa sang wakil Inggris pulang dengan kepala tertunduk.

Liverpool perlu ingat bahwa Atletico tak perlu menang untuk menyingkirkan mereka. Imbang saja sudah cukup bagi Atletico untuk mengeliminasi sang juara bertahan. Melihat betapa disiplinnya Atletico dalam bertahan, seperti di leg pertama, itu bukan sesuatu yang mustahil bagi mereka.

Jelang laga ini, pemain Liverpool, James Milner yakin timnya bisa lolos ke fase selanjutnya. Dia juga optimistis akan ada malam ajaib di Anfield Stadium.

“Para pendukung akan bersama kami, mereka akan membantu kami. Kami tahu betapa bagus dan terorganisirnya Atletico Madrid,” kata wakil kapten Liverpool itu, dikutip dari situs resmi klub.

“Namun, mudah-mudahan kami dapat berjuang sepenuhnya dan membalikkan keadaan. Kami akan memiliki malam istimewa lainnya di Anfield,” ucap pemain Liverpool berusia 34 tahun itu menambahkan.

Milner melanjutkan, Liverpool ingin mempertahankan gelar Liga Champions yang mereka raih musim lalu. Pada final Liga Champions 2019, The Reds menang 2-0 atas Tottenham Hotspur.

“Saya pikir jelas, Liga Champions adalah tempat yang luar biasa untuk bermain, para penggemar dan stadion,” ujar Milner.

Untuk laga di Anfield, UEFA.com mencatat bahwa The Reds memang cuma mencatatkan enam kemenangan dari 18 laga lawan tamu dari Spanyol (plus 7 seri dan 5 kalah), walaupun mereka juga mampu memenangi empat dari enam pertemuan terakhir laga macam ini.

Sumber yang sama mencatat hal lain yang bisa bikin kubu Si Merah optimistis. Liverpool tercatat tidak terkalahkan dalam 25 laga kandang di kompetisi antarklub Eropa (18 menang, 7 seri) sejak kalah 0-3 dari Real Madrid pada 22 Oktober 2014.

Liverpool juga akan menjalani laga ini dengan kenangan manis mengenai tim Spanyol yang datang bertamu di fase gugur Liga Champions pada musim lalu.

Di semifinal Liga Champions 2018/2019, Liverpool dihadapkan dengan Barcelona. Saat itu Anfield Gang tunduk 0-3 di Camp Nou, tapi bangkit, dan lolos ke final, berkat keberhasilan melumat Barca 4-0 di Stadion Anfield.

Akankah tuah Anfield berlanjut kali ini?

Pertandingan leg kedua ini merupakan kondisi yang cukup sulit bagi The Reds, julukan Liverpool.

Pasalnya, kiper utama mereka, Alisson Becker, tidak bisa bermain karena mengalami cedera saat latihan.

Alisson Becker memang memiliki kontribusi besar bagi mulusnya jalan Liverpool musim ini di berbagai kompetisi.

Namun, Klopp rupanya tidak perlu khawatir mencari pengganti Becker.

Ada nama Adrian San Miguel yang siap menggantikan peran Becker di bawah mistar gawang Liverpool.

Jelang laga ini, Adrian mengingatkan Atletico Madrid soal mental pemenang timnya yang sudah kembali menyusul kemenangan atas Bournemouth pada lanjutan Liga Inggris pekan ke-29.

The Reds, julukan Liverpool, meraih kemenangan 2-1 saat menjamu Bournemouth di Stadion Anfield, Sabtu (7/3). Sebelumnya, Liverpool menderita kekalahan dari Watford di Liga Inggris (1/3) dan Chelsea pada laga babak kelima Piala FA (4/3).

Kemenangan atas Bournemouth itu diharapkan bisa mengembalikan permainan Liverpool ke tren positif dan bakal menjadi modal bagi pasukan Juergen Klopp saat menjamu Atletico Madrid nanti.

“Itu adalah pertandingan yang sulit setelah beberapa hasil minor. Keyakinan semua orang terhadap kami menurun, tapi saya pikir mental pemenang kami sudah kembali usai menang atas Bournemouth,” kata Adrian yang dikutip dari Goal.

Meski demikian, Adria mengaku timnya akan mempersiapkan diri sebaik mungkin. Selain itu, kiper asal Spanyol itu memprediksi tim asuhan Diego Simeone akan kesulitan bermain di Anfield selama 90 menit pertandingan.

“Saya pikir kami tahu gaya permainan Atletico Madrid. Kami harus bersiap dalam beberapa hari ke depan sebaik mungkin karena pasti mereka akan mencoba mempertahankan hasil di Anfield,” ucap Adrian.

Potensi absennya kiper utama Alisson di kubu tuan rumah juga perlu dipertimbangkan. Pasalnya, Atletico tidak cuma mengandalkan pertahanan. Serangan balik Atletico juga sangat berbahaya.

Terlebih lagi, Joao Felix yang absen di leg pertama sudah bisa dimainkan. Wonderkid Portugal itu pun telah mencetak dua gol dalam tiga penampilan terakhirnya, masing-masing satu ke gawang Villarreal dan Sevilla.

Liverpool, dengan trio Sadio Mane, Roberto Firmino, dan Mohamed Salah di depan, adalah ancaman bagi barisan belakang Atletico, terutama Jan Oblak di bawah mistar. Namun, Felix, Alvaro Morata, maupun Diego Costa, serta sayap-sayap Atletico pada diri Angel Correa, Koke, hingga Kieran Trippier juga bisa memberi mimpi buruk pada tembok kokoh Liverpool van Dijk dan penjaga jaring gawang, Adrian.

Dalam kekalahan 1-0 di leg pertama melawan Atletico, Liverpool gagal mendaratkan satu pun tembakan ke gawang lawan. Itu merupakan kali kedua dalam sejarah The Reds gagal menyarangkan satu pun shot on target. Sebelum ini hal itu terjadi pada Oktober 2018 melawan Napoli.

Kemungkinan besar hal yang sama tidak akan terjadi nanti. The Reds akan mendapatkan peluang yang cukup untuk membalikkan pertandingan ini. The Reds telah mencetak 45 gol di Anfield Stadium pada kompetisi Liga Champions ini sehingga mereka berpeluang untuk mencetak gol pada Kamis nanti.

Pemain depan Liverpool Roberto Firmino telah terlibat langsung dalam tujuh gol dari lima laga sistem gugur Liga Champions di Anfield (3 gol, 4 assist), rata-rata satu gol atau satu assist setiap 54 menit. Sementara itu, Sadio Mane terus tampil bagus untuk The Reds, sementara Salah tampak mematikan di depan gawang. Kami melihat mereka akan memberikan yang terbaik untuk memenangkan laga ini, terutama melihat rekor hebat mereka di Anfield.

Atletico saat ini memang memiliki catatan tandang yang mencemaskan. Atletico Madrid hanya menang satu kali dari sembilan pertandingan terakhir Liga Champions mereka (W1 D2 L6), kemenangan 4-2 di kandang Bayer Leverkusen pada Februari 2017. Mengingat saat ini performa Los Colchoneros sedang menurun, Liverpool lebih difavoritkan untuk menang.

Kurang dari 2,5 gol terjadi pada enam pertandingan terakhir Atletico dalam kompetisi ini. Sementara pada tiga laga terakhir Liverpool di Liga Champions, kurang dari tiga gol terjadi. The Reds telah mencatatkan clean sheet dalam setiap pertandingan babak sistem gugur saat melaju ke final musim lalu, jadi diprediksi Liverpool akan memenangkan laga hari Kamis nanti tanpa kebobolan gol.

Entah kita akan menyaksikan tersingkirnya sang juara bertahan atau kebangkitan kembali The Reds. Kita saksikan laganya. (hsb)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional