Menu

Liverpool Musim 2008/09, Tim Fantastis yang Mengancam Dominasi MU

  Dibaca : 713 kali
Liverpool Musim 2008/09, Tim Fantastis yang Mengancam Dominasi MU
LAGA KLASIK— Salah satu laga terbaik yang dilalui Liverpool musim 2008/2009 saat melawan MU. Pada pekan ke-29, 14 Maret 2009, Liverpool bertandang ke Old Trafford. Liverpool lagi-lagi kebobolan terlebih dahulu, dan kali ini oleh Cristiano Ronaldo di menit 22. Namun, Liverpool membalas melalui gol Torres menit 28, penalti Gerrard menit 43, tendangan bebas Fabio Aurelio menit 76, dan gol penutup Andrea Dossena menit 90+1. The Reds menang 4-1.

Liverpool tak sekali pun menjuarai liga dalam 30 tahun terakhir. Selama itu, kasta tertinggi Inggris masih didominasi Manchester United.

Kita bicara tentang Manchester United di era kepelatihan Sir Alex Ferguson antara 1986 dan 2013. Selama ditangani manajer legendaris asal Skotlandia itu, Manchester United 13 kali juara di era Premier League. Mereka nyaris tak tertandingi.

Namun, ada satu musim di mana dominasi Manchester United ini hampir dinodai oleh sang rival Liverpool. Itu terjadi pada musim 2008/09 lalu.

Skuad Berkualitas
Liverpool musim itu ditangani oleh Rafael Benitez. Pria Spanyol itu juga dibekali skuad berkualitas.

Musim itu, Liverpool memiliki pemain-pemain seperti kapten Steven Gerrard, Fernando Torres, Javier Mascherano, Xabi Alonso, Jamie Carragher, dan Pepe Reina.

Reina tangguh di bawah mistar. Carragher menjadi pilar di jantung pertahanan. Mascherano dan Alonso menjaga keseimbangan di lini tengah.

Sedikit ke depan, ada kapten Gerrard. Sementara itu, di posisi ujung tombak, ada Torres dengan salah satu versi terbaiknya.

Dua Kali Menekuk Manchester United
Musim itu, Liverpool dua kali menekuk Manchester United, kandang dan tandang. Pada pekan ke-4, 13 September 2008, Liverpool menjamu Manchester United di Anfield.

Liverpool menang 2-1.
Tertinggal oleh gol Carlos Tevez menit 3, Liverpool membalikkan keadaan melalui bunuh diri Wes Brown menit 27 dan gol Ryan Babel menit 77.

Pada pekan ke-29, 14 Maret 2009, Liverpool ganti bertandang ke Old Trafford. Liverpool lagi-lagi kebobolan terlebih dahulu, dan kali ini oleh Cristiano Ronaldo di menit 22.

Namun, Liverpool membalas melalui gol Torres menit 28, penalti Gerrard menit 43, tendangan bebas Fabio Aurelio menit 76, dan gol penutup Andrea Dossena menit 90+1. The Reds menang 4-1.

Namun, skuad berkualitas dan dua kemenangan atas Manchester United itu ternyata tak cukup bagi Liverpool untuk meraih titel Premier League pertama mereka. Sepanjang musim itu, Liverpool mencatatkan 25 kemenangan, 11 hasil imbang, dan dua kekalahan (M25 S11 K2). Mereka mencetak 77 gol dan kebobolan 27 gol.

Liverpool hanya bisa finis dengan 86 poin di peringkat dua. Itu tak lepas dari sederet hasil imbang yang mereka dapatkan. Juaranya adalah Manchester United, dengan keunggulan empat poin. Manchester United menelan dua kekalahan lebih banyak, tapi punya tiga kemenangan lebih banyak daripada sang rival (M28 S6 K4).

Hanya Sebatas Mengancam
Liverpool musim itu tampil luar biasa. Namun, itu pun ternyata tak cukup untuk merusak dominasi sang rival.

”Dalam hal kualitas, Liverpool yang paling mendekati kami [Manchester United era Ferguson] adalah yang dari musim itu [2008/09],” kata mantan bek Red Devils, Gary Neville. ”Mereka punya pemain-pemain seperti Alonso, Mascherano, dan Torres. Mereka fantastis.”

Ya, Liverpool musim itu memang mampu memberi ancaman. Namun, sayangnya, itu semua hanya sebatas ancaman. (*/ren)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional