Menu

Lindungi Sawah Masyarakat dengan Perda

  Dibaca : 238 kali
Lindungi Sawah Masyarakat dengan Perda
MESIN PERONTOK GABAH— Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Bupati Padangpariaman Ali Mukhni saat menyaksikan mesin perontok gabah.

PDGPARIAMAN, METRO
Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni menyatakan Pemkab Padangpariaman lindungi sawah masyarakat dengan Peraturan Daerah (Perda) Lahan Pertanian dan Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Hal itu diungkap Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni bersama dengan Gubernur Sumatera Barat H. Irwan Prayitno saat menanam benih bersama dalam acara gerakan tanam padi dikelompok Rawang Lokan Nagari Punggung Kasiak Kecamatan LubukAlung, kemarin dalam Nagari Punggung Kasik.

Ali Mukhni mengatakan Kabupaten Padangpariaman memiliki luas sawah sebsear 22.856 hektar dengan luas tanam padi 62.303 hektar dan luas panen padi 61.708 hekgtar dengan produksi padi 293.360 ton atau setara beras 159.334,11 ton juga diiringi dengan surplus beras 128.083,34 Ton

“Pemerintah Kabupaten Padangpariaman saat ini telah membuat Peraturan Daerah Lahan Pertanian dan Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang melindungi lahan sawah masyarakat di Padang Pariaman dimana Perda ini sudah disingkronisasikan dengan RTRW Padangpariaman,” ujarna.

Ia juga menambahkan Kelompok Tani di Padangpariaman berjumlah kurang lebih 1.200 kelompok tani dengan jumlah alsintan atau biasa disebut hand traktor roda 2 sebanyak 1.179 unit. Sawah di Padangpariaman pada umunya dialiri oleh irigasi teknis Anai I dan II dimana Irigasi teknis Anai I mengaliri kurang lebih 8.000 hektar sawah dan Irigasi teknis Anai II kurang lebih mengaliri 5.000 hektar.

“Padangpariaman saat ini telah memiliki atau melahirkan varietas unggul lokal Papanai yang telah disertifikasi oleh Kementrian Pertanian RI tahun 2019,” ujarnya.

Sementara Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno berharap agar Padangpariaman lebih memaksimalkan lagi dalam pemanfaatan lahan dan penggunaan bibit. Dimana pada saat ini Padangpariaman dapat melalui masa panen sebanyak 2 kali dalam setahun maka hendaknya harus ditingkatkan lagi agar dapat panen tiga kali setahun.

“Jangan sampai ada lahan kosong yang terbengkalai, semoga lahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk pertanian serta lakukan masa tanam secepat mungkin jangan sampai lahan tersebut dibiarkan menganggur lama, serta terus tingkatkan produktivitas,” tambahnya.

Dalam acara ini juga dilangsungkan Penyerahan bantuan dari Pemerintah Kementerian Pertanian Republik Indonesia kepada kelompok tani berupa benih padi kepada Kelompok Tani Kemuning Jaya, benih padi Kelompok Tani Minang Saiyo, bibit jagung kepada Kelompok Tani Sakato 2, becak motor kepada Kelompok Tani Mekar Sari 1, konseler kepada kelompok tani Pulau Aia Kecamatan Kampung Dalam dan penyerahan Treser kepada Kelompok Tani Fajar Menyingsing Kecamatan Ulakan Tapakis. (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional