Menu

Lima Toko dan 1 Rumah dilahap si jago merah di pinggir Jalan Adinegoro, Kelurahan Padang Sarai, Kerugian Capai Rp 2 Miliar

  Dibaca : 249 kali
Lima Toko dan 1 Rumah dilahap si jago merah di pinggir Jalan Adinegoro, Kelurahan Padang Sarai, Kerugian Capai Rp 2 Miliar
KEBAKARAN— Lima toko dan satu rumah di dekat perbatasan Kota Padang dan Kabupaten Padangpariaman saat kebakaran terjadi.

PADANG, METRO–Lima unit toko dan satu rumah permanen yang berada di pinggir Jalan Adinegoro, RT 003 RW 001, Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang mengalami kebakaran pa­da Sabtu (4/9) sekitar pukul 15.00 WIB. Sontak saja, kejadian itu juga sempat menimbulkan kepanikan.

Meskipun belum dike­tahui penyebab pasti ke­bakaran ini, namun musi­bah yang terjadi dekat dengan perbatasan antara Kota Padang dan Kabu­paten Padang Pariaman menyebabkan kerugian materil hingga mencapai Rp 2 miliar. Pasalnya, se­luruh bangunan beserta ba­rang dagangan di dalam toko ludes terbakar.

Untuk memadamkan api, tiga daerah mengi­rim­kan armada dan persnoel­nya untuk bekerjasama dan berjibaku memadam­kan api yang terdiri dari Damkar Kabupaten Pa­dang­pariaman tiga unit armada, satu unit armada Kota Pariaman, dan empat unit armada dari kota Pa­dang.

Kabid Ops Damkar Ko­ta Padang Basril mengata­kan, pihaknya mendapat­kan informasi tentang ke­ba­karan tersebut sekitar pu­kul 15.45 WIB. Dikata­kan, awalnya pihaknya sedikit dilema terkait lokasi pasti lokasi kejadian apakah berada di kota Padang ataupun ma­suk Kabupaten Padang­pa­riaman.

“Kebakaran tadi agak dilema dikit, ya, karena lokasinya di perbatasan Padang dengan Padang­pa­riaman. Meski demikian, langsung diterjunkan satu unit armada kebakaran dari pos pemadam keba­karan di Kecamatan Koto Tangah ke lokasi kejadian,” ungkap Basril, Minggu (5/9).

Setelah memastikan laporan yang masuk, pi­hak­nya baru mengetahui bah­wa kejadian tersebut masuk wilayah Kota Pa­dang. Karena api cukup be­sar, pihaknya lalu menam­bah armada pemadam ke­ba­karan sebanyak tiga unit.

“Kami juga berkoor­dinasi dengan Dinas Pema­dam Kebakaran Kota Pa­ria­man dan Kabupaten Pa­dang Pariaman. Damkar Padang Pariaman mener­jun­kan tiga unit armada­nya, dan Damkar Pariaman menerjunkan satu unit. Total, ada delapan unit armada yang berada di lo­kasi untuk memadamkan api. Jumlah total personel damkar yang diterjunkan berjumlah sekitar 100 orang,­”imbuhnya.

Dilanjutkannya, Karena bangunan yang terbakar be­rada di tepi Jalan Adi­negoro, kemacetan pun tidak bisa dielakkan. Polisi dan personel TNI pun tu­run mengatur lalu lintas. Dijelaskannya, ada lima toko dan satu unit rumah yang terbakar. Semua ba­ngu­nan itu dimiliki oleh salah seorang warga atas nama Suratna Welis (78).

“Jenis tokonya adalah toko bangunan dan kedai-kedai yang lain. Toko itu semuanya aktif. Api cepat membesar karena di toko bangunan itu ada bahan-bahan bangunan yang mu­dah terbakar seperti tiner. Pemadaman berhasil dila­kukan dalam dua jam. Ti­dak ada korban jiwa dalam kejadian ini,”tuturnya.

Terpisah, Kapolsek Ko­to Tangah AKP Afrino men­jelaskan, kronologis ke­jadian berawal saat sak­si bernama Adrianus (34) yang berada sekitar 25 meter dari TKP melihat ada gumpalan api dan asap tebal dari dalam salah satu toko.

“Yang mana salah satu toko tersebut adalah tem­pat praktek dokter gigi yang kebetulan belum mem­buka prakteknya. Me­lihat kejadian tersebut, saksi langsung mengambil air seadanya dengan me­ng­gunakan ember dan me­nyiramkan ke arah api tersebut,” katanya.

“Selanjutnya sambil menyiramkan air kearah api, saksi berteriak me­minta bantuan tetangga dan warga sekitar, namun api tidak berhasil di pa­dam­kan dan dengan cepat api membesar hingga mem­­­bakar 4 toko di sebe­lah­nya serta api merambat ke satu rumah yg terletak di belakang 5 toko terse­but,” imbuhnya.

Mendengar teriakan saksi, warga langsung me­ng­hubungi pihak pema­dam kebakaran, yang awal­­­nya datang satu unit. Di­­karenakan api terus mem­­­besar 7 unit mobil pe­madam kebakaran di da­tang­kan untuk mema­dam­kan api tersebut.

“Dalam pemadaman api tersebut, total mobil pemadam kebakaran yang datang untuk ke TKP untuk memadamkan api ada se­banyak 8 unit mobil Dam­kar, terdiri dari 4 unit mobil Damkar Kota Padang, 3 unit Damkar Kabupaten Padang Pariaman, dan sa­tu unit Damkar Kota Pa­riaman,”tuturnya.

Dikatakannya, sekitar Pukul 17.10 WIB api ber­hasil di padamkan dan tidak ada korban jiwa atas keja­dian tersebut. “Setelah api dipadamkan Personil Pol­sek Koto memasang Police line dan untuk dilakukan penyelidikan mencari pe­nye­bab Kebakaran terse­but. Atas kejadian tersebut diperkirakan kerugian kor­ban lebih kurang sekitar Rp 2 milyar,” tutupnya. (rom)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional