Close

Liga Askot PSSI Kota Padang 2021, Gempar FC (Singa Pasar Raya) Taklukkan Purba Jaya

FOTO BERSAMA— Skuat Gempar FC bersama Ketua Gempar FC ,Indra Kasman, SE, Ketua Askot PSSI Padang, Mastilizal Aye dan Pesepakbola Senior Kota Padang Nuryirwan Zakaria.

KURAOPAGANG, METRO
Kompetisi Sepakbola Match Summary Liga Asosiasi PSSI (Liga Askot PSSI) Kota Padang Tahun 2021 telah dibuka Minggu (21/3), di Lapangan Forkab Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo. Kompetisi diikuti 28 tim yang terbagi dalam dua grup dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Pertandingan Tim A Liga Askot PSSI Padang pada Sabtu (3/4) di Lapangan Brandon menghadirkan Gempar FC VS Purba Jaya. Gempar FC berhasil menang mengalahkan Purba Jaya dengan skor 4-1.

Gol tim Gempar FC dipersembahkan pemain nomor punggung 10, Andi Soni Pratama dengan berhasil mencetak dua gol, nomor punggung 3, Alifi dan nomor punggung 13, Bintang Aulia. Sedangkan satu gol Purba Jaya dipersembahkan oleh Defrian Juanda dengan nomor punggung 8.

Ketua tim Gempar FC Indra Kasman SE, mengatakan, kemenangan ini atas perjuangan pemain Gempar FC. Bagaimana pun Gempar FC ini eksis kembali, walaupun selama ini sempat vakum, dan main pun tanpa dihadiri oleh manager.

“Kita berhasil menang. Walau pun manager tidak hadir dari dua Anggota DPRD Kota Padang dan satu pembina dari Anggota DPRD Provinsi Sumbar, karena kesibukan mereka dalam melaksanakan tugasnya. Untuk pertandingan ke depannya, kita harapkan kehadiran manager dapat hadir dalam pertandingan,” harapnya.

Indra Kasman berharap ke depannya, dua anggota DPRD ini dapat meningkatkan kemajuan Gempar FC dan Generasi Muda Pasar Raya. “Menghadapi setiap pertandingan kita optimis menang pada kompetisi liga ini, Gempar FC yang disebut Singa Pasar Raya Padang optimis dan yakin lolos ke final. Apalagi melihat semangat tim di dalam pertandingan melawan PS Purba Jaya,” harapnya.

Ketua Liga Askot PSSI Padang, Mastilizal Aye mengatakan, Kompetisi Sepakbola Match Summary Liga Asosiasi PSSI Kota Padang Tahun 2021 ini diikuti 28 tim dibagi dua grup. Masingmasing grup terdapat 14 tim. Pertandingan dilaksanakan setengah kompetisi dan nantinya setelah ini ada promosi dan degradasi. Bagi peringkat 1 sampai 9 mereka akan ada di liga satu. Kemudian peringkat 10 sampai selanjutnya di degradasi ke liga dua. “Itu regulasi yang kita buat. Mudahmudahan tidak ada perubahan,” ujarnya.

Mastilizal Aye juga mengucapkan terima kasih kepada Pemko Padang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang, yang telah memfasilitasi kegiatan kompetisi ini, sehingga dapat berjalan dengan baik. Termasuk juga terimakasih kepada semua tim.

“Kita berharap ini adalah ajang kompetisi kita. Mari kita jaga dari hal-hal yang tidak baik, sehingga berjalan dengan lancar. Kita berterima kasih kepada senior-senior yang telah hadir dalam ikut menyukseskan. Mudah-mudahan ke depannya adalagi pengurus sepak bola yang peduli dengan kegiatan ini,” harapnya.

Tujuan akhir kompetisi ini, pada Pekan Olahraga Provinsi Sumbar tahun 2021 bisa meraih mendali emas. “Mudah-mudah pemain yang berkompetisi ini di Liga Askot PSSI Kota Padang, bisa kita ambil dan kita siapkan tim talentanya. Bagaimana mereka nantibisa disatukan dalam tim untuk membela Kota Padang pada Porprov Sumbar nantinya,” harapnya.

Mastilizal Aye berharap, 28 tim ini, masing-masing mendaftarkan pemainnya sebanyak 30 orang untuk berkumpul, dan latihan. Sehingga mereka dapat memperlihatkan kualitasnya pada dua lapangan tempat berlaga nanti. Yaitu lapangan Brandon dan lapangan Kurao Pagang.

“Mereka adalah anak muda Kota Padang. Perlu kita berikan wadah untuk mereka menyalurkan hobi mereka, agar terhindar dari hal-hal yang tidak baik. Kegiatan ini sangat positif sekali dan berdampak baik untuk perekonomian sangat baik,” ujarnya. (fan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top