Menu

Libur Lebaran, Solsel Raup PAD Rp111,5 Juta

  Dibaca : 184 kali
Libur Lebaran, Solsel Raup PAD Rp111,5 Juta
GBK RAMAI— Pengunjung objek wisata Goa Batu Kapal (GBK) pada libur lebaran tahun ini terlihat sangat ramai. Di GBK, pengunjung tidak hanya menikmati keindahan dan menyusuri goa, tapi sudah ada wahana baru sepertinya flying fox dan outbound. (ist )

SOLSEL, METRO – Sebanyak 42.868 wisatawan berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Solok Selatan (Solsel) selama lima hari libur lebaran Idul Fitri 1440 H. Dari kunjungan itu, mampu meraup Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp111.586.000.

“Dari jumlah itu, kami melihat bahwa Solsel masih menjadi magnet bagi wisatawan untuk tujuan berlibur. Hal ini menjadi sebuah bukti bahwa destinasi wisata kita tidak kalah menariknya dibanding daerah lain,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Solsel, Harri Trisna, Selasa (11/6).

Ia menjelaskan, Solsel sendiri sudah semakin populer sebagai jantungnya pariwisata Sumbar. Hal itu kian dipertegas dengan catatan kunjungan dari puluhan ribu wisatawan ke kabupaten berjuluk Sarantau Sasurambi ini dalam lima hari selama libur lebaran.

Berdasarkan catatan Disparbud Solsel, selain wisatawan lokal dari berbagai daerah, data puluhan ribu pengunjung itu juga berasal dari wisatawan domestik. Namun begitu, tidak semua wisatawan yang berhasil didata. Dikarenakan mereka memencar pada banyak destinasi yang luput dari pantauan petugas.

Data 42 ribu lebih itu ungkapnya, dihimpun hanya pada enam destinasi wisata saja yaitu objek wisata Hot water boom (HWB), Goa batu kapal (GBK), Irigasi Balun, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Muaralabuh, lokasi wisata tubing dan kebun teh.

“Jumlah itu hanya di enam destinasi, banyak lagi wisatawan yang luput dari pendataan, sperti mereka yang datang ke Embung Lubuk Malako, ikan larangan Buluah Kasok, Pulau Asmara dan yang teranyar para wisatawan yang datang ke kawasan Seribu Rumah Gadang (SRG),” ungkapnya.

Menurutnya, dari kunjungan itu Pemda Solsel berhasil meraup PAD sebanyak Rp111.586.000. Jumlah ini dikutip hanya dari kunjungan wisatawan ke HWB saja. Sementara, untuk destinasi yang lain belum dihitung.

“Jumlah pengunjung HWB, totalnya sebanyak 11.983 orang. Pengunjung dewasa tercatat sebanyak 10.609 orang dan dipungut biaya masuk perorang Rp10 ribu, jadinya Rp106.090.000. Lalu, pengunjung anak-anak terdata sebanyak 1.374 orang dengan biaya Rp 4 ribu, jadinya Rp 5.496.000. Selama lima hari lebaran kemarin, total PAD dikumpulkan dari pengunjung HWB sebanyak Rp 111.586.000,” jelasnya.

Sementara itu, pengelola objek wisata Tubing Ducati, Gusrimon menyebutkan, pada libur lebaran ini setidaknya ada sekitar 1.000 lebih pengunjung yang masuk ke objek wisata air ini. Dari total penjualan tiket itu, telah disisihkan untuk dijadikan PAD. Saat ini karena masih ada pengunjung yang datang, maka pihaknya sebagai pengelola belum sempat menyetorkan.

“ Meski kami dibilang masih objek wisata baru, tapi telah menyiapkan PAD untuk pemerintah daerah. semoga ini mampu menjadi acuan,” pungkasnya.

Bupati Solsel H Muzni Zakaria mengatakan, melihat ramainya pengunjung yang datang ke tempat wisata yang ada di Solsel, ini bisa mendatangkan PAD. Untuk satu objek saja, mampu mendatangkan Rp100 juta lebih profesional Hot Water Boom (HWB). Jika ini terjadi pada semua destinasi maka akan lebih lagi.

“Untuk itu, ini menjadi perhatian bagi kita, dan menjadikan bahan evaluasi. Ini akan menjadi bahan evaluasi bagi kita. Ke depannya semua destinasi wisata akanbisa menyumbang kan PAD untuk daerah,” katanya. (afr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional