Close

Libur Lebaran ASN Mulai 30 Mei

Ilustrasi

SUDIRMAN, METRO – Pemprov Sumbar telah resmi menetapkan jadwal libur lebaran dan cuti bersama pada tahun 2019. Penetapan itu telah tertuang dalam Surat Edaran Gubernur No. 09/ED/GSB-2018 tanggal 30 November 2018 tentang hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2019.

Edaran ini didasari Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga Menteri, yakni Menteri Agama, Menteri Tenaga Ketenagakerjaan dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformas Birokrasi. SKB itu bernomor 617/2018, 262/2018, dan 16/2018 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2019.

Hari libur dan cuti bersama tersebut terhitung sejak 30 Mei 2019 atau pada akhir bulan nanti.

“Jika dihitung jumlahnya terdapat 11 hari libur dan cuti bersama Lebaran 2019. Untuk awal libur bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) akan dimulai pada Kamis, 30 Mei 2019.Tanggal itu bertepatan tanggal merah hari libur nasional Kenaikan Isa Almasih,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumbar, Alwis, saat dihubungi, Minggu (31/5).

Sementara itu, kata Alwis lagi, untuk jadwal masuk aparatur sipil negara pascalebaran pada 10 Juni 2019. Dia menambahkan, jikapun ada perubahan sesuai petunjuk pemerintah pusat, Pemprov Sumbar akan menyesuaikan.

“Jadi Senin tanggal 10 Juni itu seluruh ASN sudah masuk kerja kembali seperti biasa,” ujar Alwis.

Alwis menambahkan, khusus untuk 1 Juni 2019 itu masuk dalam kategori libur, tetapi ASN diwajibkan mengikuti upacara peringatan Hari Pancasila yang jatuh setiap tanggal tersebut. Itupun Menteri Dalam Negeri telah mengimbau kepala daerah untuk menyelenggarakan upacara tersebut sesuai dengan imbauan yang tertuang dalam radiogram dengan nomor 019.1/4110/Sj tertanggal 21 Mei 2019.

Di sisi lain, sebut Alwis, Pemprov juga melarang ASN yang menggunakan kendaraan dinas saat mudik lebaran. Namun untuk OPD tertentu yang betugas saat lebaran masih dizinkan, seperti Dishub atau BPBD.

“Aturannya kan sudah ada. Tidak boleh ASN gunakan kendaraan dinas saat lebaran, apalagi itu tujuan untuk pribadi. Tetapi untuk OPD tertentu yang bertugas selama lebaran, masih diizinkan karena bertugas. Jika yang tidak tugas dan masih membandel menggunakan kendaraan dinas akan diberi sanksi,” pungkasnya. (mil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top