Menu

Lestarikan Seni Budaya, Nagari Duo Koto Gelar Festival Malam Kebudayaan

  Dibaca : 452 kali
Lestarikan Seni Budaya, Nagari Duo Koto Gelar Festival Malam Kebudayaan

AGAM, METRO – Sanggar seni se-Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, bakal menampilkan berbagai pertunjukan kesenian pada festival malam kebudayaan, di lapangan futsal Tanjung Batuang, Sabtu (3/8) malam.

Festival yang digelar Pemerintah Nagari Duo Koto itu, mendapat dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat. Bahkan menjadi upaya bagi nagari untuk melestarikan seni budaya Minangkabau di nagari tersebut.

Wali Nagari Duo Koto, Joni Safri, Jumat (2/8) mengatakan, festival malam kebudayaan bakal diikuti sanggar seni yang ada di nagari seperti, sanggar alang kuradaih, sanggar talago biru, sanggar nago baranang, sanggar terpadu, sanggar tuah kinantan, sanggar riak danau, sanggar mato aia, sanggar mutiara dan MTsS terpadu.

Sedangkan kesenian yang akan ditampilkan adalah tari-tarian seperti tari jalo apuang, tari piriang, tari rampak gadih manampih, tari baiyo, tari bagalego dan tari piriang pasambahan. Selanjutnya silek taralak, silek tuo, musik kreasi atau tambua talempong, salawat dulang, sumarak tambua massal dan tambahannya lelang singgang ayam.

”Festival ini menjadi agenda tahunan bagi kita di Pemerintahan Nagari Duo Koto, karena bisa menjadi motivasi bagi generasi untuk melestarikan seni budaya minang di nagari,” ujarnya.

Joni Safri mengakui, saat ini banyak generasi yang kurang tertarik dengan kesenian tradisional. Sehingga seni budaya di nagari sulit berkembang, karena kurangnya peminat dari kaum muda yang menjadi ujung tombak dalam hal ini.

Di sisi lain Camat Tanjung Raya, Handria Asmi mengapresiasi festival malam kebudayaan yang bakal digelar Nagari Duo Koto. Karena menurut camat, kegiatan itu akan memberikan dampak positif kepada masyarakat khususnya generasi muda.

”Kita mengharapkan dengan digelarnya kegiatan itu, seni budaya minang yang sudah menjadi tradisi di nagari salingka Danau Maninjau semakin berkembang,” pungkasnya.

Menurutnya, kegiatan itu selain melestarikan seni budaya, juga sebagai upaya untuk memotivasi generasi muda. Sehingga hal ini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, supaya mereka dapat terhindar dari pengaruh dan perbuatan negatif yang bisa merusak masa depannya. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional