Close

Lestarikan Budaya Terus Menerus di Padangpariaman

SIRIAH CARANO— Wakil Bupati Padangpariaman Rahmang menerima siriah dalam carano saat membuka acara Sumarak Alek Anak Nagari, kemarin.

PDG.PARIAMAN, METRO–Wakil Bupati Padangpariaman Rahmang menyatakan pelestarian budaya harus terus ditingkatkan agar budaya tersebut tetap terjaga dan tidak tergerus oleh zaman. Rahmang memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang terlibat atas terselenggaranya ke­giatan ini.

“Pendidikan dan kebudayaan merupakan bagian utama untuk merubah cara berfikir masyarakat. Apabila pendidikan maju maka seluruh aspek negara akan maju sehingga segala ta­tanan kehidupan akan lebih baik, serta pendidikan yang maju juga dapat me­rubah pola pikir yang lebih rasional maka kemakmuran masyarakat akan cepat dicapai, karena tujuan akhir dari negara yakninya masyarakat yang adil dan makmur,” kata Rahmang saat membuka acara Su­marak Alek Anak Nagari, ke­marin.

Ia juga menambahkan Padangpariaman memiliki kebanggaan pada kebudayaan karena ketika berbudaya maka berbanding lurus terhadap sikap dan perilaku masyarakat. Pa­dang­pariaman mengutamakan kebudayaan karena dapat mengukur sikap dan perilaku yang berbeda. “Mari pupuk dan tingkatkan budaya terkait kesenian anak nagari yang merupakan tanggungjawab kita bersama agar bisa terus lestari dan tidak tergerus oleh zaman, mendapatkan pengetahuan tentang budaya tidak hanya melalui pendidikan formal saja, namun juga bisa didapatkan pada pendidikan informal seperti bisa didapat di balairung dan perkumpulan antar masyarakat, dimana pada kesempatan itu yang tua lebih dapat berbagi ilmu kepada yang lebih muda terkait kesenian dan kebudayaan yang ada di Kabupaten Padangpariaman,” ungkapnya.

“Acara ini terdiri 3 bagian yakni lomba  nyanyi lagu pop minang, pasambahan adat, dan randai yang diikuti oleh 30 orang peserta, dimana peserta lagu pop minang tidak hanya berasal dari Kabupaten Padangpariaman namun juga daerah di luar Padangpariaman seperti Padangpanjang, Pesisir, dan Solok, untuk peserta pasambahan adat peserta bearasal dari utusan kecamatan se Kabupaten Padangpariaman, dan untuk peserta randai berasal dari sanggar seni yang ada di Kabupaten Padangpariaman dengan waktu pelaksanaan dari tanggal  2 hingga 4 November 202,” terangnya. (efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top