Menu

Ledakan Lampu Togok Tewaskan Bocah 7 Tahun

  Dibaca : 906 kali
Ledakan Lampu Togok Tewaskan Bocah 7 Tahun
KONFERENSI PERS— Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumbar, Anwarudin Sulistiyono saat konferensi pers terkait penyidikan kasus penyimpangan pembayaran ganti rugi lahan pembangunan jalan tol Padang-Sicincin.

Rumah terbakar ikon

PAINAN, METRO–Duaaarrrr …. Suara ledakan yang disusul teriak kesakitan memecah keheningan Maghrib di Kampung Lubuk Nyiur, Kecamatan Batang Kapas, Pessel. Diusut, rupanya ledakan berasal dari letusan lampu togok, sedangkan teriakan, dari korban yang dijilati api. Seorang bocah berusia tujuh tahun, tewas dalam peristiwa tragis ini.

Warga yang mendengar teriakan gempar seketika. Mereka berbondong menuju rumah Saprika (37), tempat ledakan terdengar. Sewaktu sampai, warga melihat Septika, istrinya Ernawati ( 32) beserta anaknya Bella (7) dan dua anaknya yang lain, Amanda Fransika (10), Rani Mayangsari (5) sudah terkapar, dengan api yang menyala membakar tubuh. Panik, tubuh ketiganya ditutupi karung, dengan tujuan agar api cepat pudur. Usai api padam, lima berkeluarga itu merintih menahan sakit. Tak menunggu lama, kelimanya dilarikan ke rumah sakit.

Mungkin karena luka cukup parah, kelimanya lalu dirujuk ke RSUP M Djamil Padang untuk mendapatkan pengobatan serius. Tapi, apa hendak dikata, Bella yang masih berusia tujuh tahun tak mampu bertahan. Bocah perempuan itu meregang nyawa karena luka bakar yang cukup parah di sekujur tubuhnya. ”Iya, ada warga saya yang meninggal karena terbakar,” kata Camat Batang Kapas Syafrinal.

Dijelaskan camat, peristiwa bermula saat listrik padang di Kampung Lubuk Nyiur. Seperti biasa, Ernawati lalu menyalakan lampu togok. Namun, tak menyala. Setelah dilihat, rupanya minyaknya habis. Ernawati lalu mencari jerigen berisi minyak tanah. Namun, rupanya dia salah. Yang diambil malah jeriken bensin, bukan minyak tanah.

Ernawati yang tak sadar, lalu menuang bensin ke lampu togok. Setelah penuh, dihidupkan. Naas, api malah membesar, dan menyambar tangan Ernawati. Terkejut, lampu togok terlepas dari tangannya, dan langsung meledak. ”Percikan api lalu menyambar Ernawati dan anggota keluarga lainnya. Seluruhnya terbakar. Sebab itu mereka berteriak dan diselamatkan warga ke rumah sakit,” papar Camat.

Setelah dipastikan meninggal, jasad Bella lalu disemayamkan. Kemudian dibawa ke kampung halamannya untuk dimakamkan. Isak tangis mengiringi pemakaman Bella. Tak ada yang menyangka, dia akan tewas dalam peristiwa tragis demikian. (cr15)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional