Close

Layanan Jemput Bola, Wujudkan Masyarakat Lengkap Administrasi

Surya penyadang Disabilitas saat dilakukan perekaman KPT Elektronik dirumahnya Oleh Disdukcapil Kota Pariaman (Doc./pariamankota.go.id)

PARIAMAN, METRO – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pariaman (Disdukcapil) Kota Pariaman berupaya memaksimalkan dan mewujudkan masyarakat lengkap administrasi. Perekaman KTP Elektronik lewat pelayanan jemput bola gencar dilakukan.

”Sebelumnya pelayanan jemput bola di kantor desa se-Pariaman hingga membuka pelayanan saat liburpun kami lakukan agar masyarakat wajib KTP sudah mempunyai KTP Elektronik,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Syahfirman, kemarin.

Khusus Ramadhan ini, Disdukcapil kembali lakukan jemput bola namun sedikit berbeda dari sebelumnya karena kali ini lebih pada penyandang Disabilitas yang ada di Kota Pariaman.

Sementara itu, Plt Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Fauzan mengatakan, data yang diperelah dari Dinas Sosial Kota Pariaman, ada sebanyak 19 orang penyandang Disabilitas di Kota Pariaman yang sudah wajib KTP dan lakukan perekaman E-KTP langsung dirumah mereka masing – masing yang didampingi oleh Pendamping Asistensi Penyandang Disabilitas Berat (ASPDB) Kota Pariaman.

”Kami akan lakukan perekaman KTP Elektronik di rumah mereka sendiri karena mereka penyandang Disabilitas yang susah untuk datang langsung ke Kantor,“ ungkapnya.

Pelaksanaan jemput bola dan pelayanan bagi masyarakat yang sedang sakit merupakan salah satu upaya Disdukcapildalam memaksimalkan dan mendorong masyarakat untuk tertib administrasi, sehingga masyarakat menjadi sadar akan pentingnya tertib administrasi sebagai warga yang baik dan persyaratan awal pengurusan berbagi berkas.

“Jadi selain mendorong masyarakat tertib administrasi, hal ini juga memberikan kemudahan masyarakat dalam berbagai urusan karna KPT ini langkah awak segala urusan,” terangnya.

Perekaman KTP Elektronik disabilitas sedikit berbeda dengan masyarakat lainnya, bedanya KTP disabilitas ini tidak menggunakan tanda tangan mereka namun semua data mereka diambil dari wajah dan bola mata.

Salah satu penyandang disabilitas, Surya merasa senang dan terharu karna Disdukcapil mau langsung kerumanya untuk lakukan perekaman KTP.

“Saya senang bercampur haru karna orang kantor Capil mau perduli dengan saya sehingga saya direkam untuk bisa mempunyai KTP elektronik,” ungkap disabilitas yang berusia 17 tahun ini.

Surya berharap tidak hanya dalam perekaman KTP saja mereka dilayani, dalam segala urusan kantorpun mereka ingin dianggap dan disantuni. (efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top