Menu

Launching MTQ Nasional ke XXVIII Digelar Virtual, Jadi Tuan Rumah, Menag RI Apresiasi Kesiapan Sumbar

  Dibaca : 1004 kali
Launching MTQ Nasional ke XXVIII Digelar Virtual, Jadi Tuan Rumah, Menag RI Apresiasi Kesiapan Sumbar
Gubernur Irwan Prayitno Sumbar sampaikan persiapan MTQ Nasional ke XXVIII kepada Menteri Agama RI, Fachrul Razi

Meski di tengah pandemi Covid-19, launching Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-XXVIII tahun 2020, Selasa (28/7), di Hotel Grand Inna Muara Kota Padang berlangsung meriah. Kemeriahan ditandai dengan penampilan atraksi beladiri silat dan tari piring binaan Dinas Provinsi Sumbar. Selain itu, juga ada pemutaran video persiapan MTQ Nasional yang telah dilaksanakan selama ini.  Launching MTQ Nasional secara virtual, dihadiri Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit yang juga Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Sumbar, Kepala Kanwil Kemenag Sumbar Hendri, Forkopimda, Bupati dan Wali Kota se-Sumbar dan OPD di lingkungan Pemprov Sumbar dan kabupaten kota.

Melalui tiga layar besar yang ditampilkan di panggung utama, launching yang disiarkan oleh Kementerian Agama, dilaksanakan oleh Menteri Agama (Menag) RI, Fachrul Razi, dan disaksikan oleh Gubernur, DPR-RI dan DPRD, Ketua LPTQ dan Kepala Kanwil Kemenag se- Indonesia.

Ketua LPTQ Nasional, Kamaruddin Amin mengatakan, launching MTQ Nasional ke-XXVIII tahun 2020 yang diselenggarakan di Kota Padang dan Kabupaten Padangpariaman ini, sebagai bentuk kesiapan Provinsi Sumbar dalam melaksanakan event nasional ini. Meski dalam persiapannya butuh kesiapsiagaan, dengan kondisi yang cukup komplek menghadapi pandemi Covid-19.

Secara umum, menurut Dirjend Bimas Islam Kementerian Agama RI ini, koordinasi persiapan MTQ Nasional yang berlangsung 12-21 November 2020, selama ini berjalan dengan baik. Diharapkan pelaksanaannya dapat berjalan mulus dan sukses.

Pandemi Covid-19 saat ini memang jadi persoalan bangsa. Kamaruddin berharap, dengan mempertimbangkan perencanaan yang lebih antisipatif dan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat, semua pihak agar proaktif dan komitmen melaksanakan semua protokol yang diterapkan.

Dalam perjalanan pelaksanaan MTQ Nasional sejak 2016, menurutnya, Kementerian Agama RI terus melakukan inovasi dalam berbagai tekhnis penyelenggaraan. Seperti penggunaan berbagai aplikasi tekhnologi informasi untuk menghindari berbagai kecurangan.

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengaku bangga dapat menggelar launching MTQ Nasional tahun ini. Masyarakat Sumbar menurutnya, bergembira dengan dilaunchingnya MTQ Nasional tahun ini. Karena itu, Irwan Prayitno mengucapkan terima kasih atas dukungan Menteri Agama dan para dirjen terkait. Termasuk juga seluruh pihak yang telah mendukung MTQ Nasional selama ini.  “Bagi kami, MTQ Nasional tahun ini penantian yang lama. Hingga 37 tahun lalu lamanya. Baru kali ini MTQ Nasional dilaksanakan kembali di Sumbar. Dengan penantian ini, kami panitia berupaya maksimal menyukseskan MTQ Nasional ini,” ujar Irwan Prayitno.

Diakuinya, MTQ Nasional tahun ini berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Karena harus mengikuti protokol kesehatan Covid-19. Di mana penonton dibatasi. Pembukaan, pelaksanaan dan penutupan juga menerapkan protokol kesehatan Covid-19, agar khafilah yang ikut bertanding tetap produktif dan sehat.  “Yang hadir kita batasi, walaupun secara fisik para pengikut dan peserta musabaqah hadir. Tapi penonton bisa melihat melalui aplikasi zoom ataupun streaming. Itulah yang membedakan pembukaan dan penutupan, walaupun kita buat juga. Kegiatannya meriah, tapi kesehatan tetap dijaga,” tegas Irwan Prayitno.

Irwan Prayitno juga berharap, agar pembukaan MTQ Nasional ke XXVIII pada 11 November 2020 nanti dihadiri oleh Presiden RI, Joko Widodo. “Mohon Pak Menteri RI, sampaikan kepada Presiden untuk dapat berkenan hadir nantinya, agar para gubernur tetap semangat mengirim khafilahnya ke MTQ Nasional nanti,” harap Irwan Prayitno.   Menag RI, Fachrul Razi bersyukur atas launching MTQ Nasional ke-XXVIII di Sumbar ini. Ini menandakan Provinsi Sumbar siap menyongsong MTQ Nasional nanti. “Apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur Sumbar yang antusias menyiapkan MTQ Nasional tahun ini,” ujar Fachrul Razi.

Fachrul Razi mengingatkan, MTQ Nasional jangan sekedar ajang kontestasi saja, tapi dapat mengajak umat mencintai membaca Al Quran. “Data indeks kita, 62 persen umat Islam di Indonesia buta aksara Al Quran. Angka yang sangat tinggi untuk negara mayoritas berpenduduk muslim terbesar,” ujarnya.  Fachrul Razi juga menyampaikan, meski MTQ Nasional berlangsung di tengah pandemi Covid-19, namun bukan jadi penghalang untuk tetap produktif dan aktif membangun nilai-nilai agama. MTQ Nasional harus dibina dikembangkan, dilestarikan dan jadi katalisator perubahan masyarakat lebih baik.

Di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini, Fachrul Razi menyampaikan lima hal penting. Pertama, meminta seluruh stakeholder terlibat dalam MTQ Nasional ini, harus menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di semua lini.  Kedua, segala persiapan fisik dan non fisik, harus dipastikan menyesuaikan dengan kondisi, regulasi dan aturan yang ada.  Ketiga, sumber dana penyelenggaraan baik APBN dan APBD serta pihak ketiga, harus transparan, agar dapat dipertanggungjawabkan. Keempat, semua khafilah yang berlomba pada MTQ Nasional nanti, harus benar-benar dari daerah asalnya, pemerintah daerah tidak boleh mendatangkan peserta dari daerah lain, hanya demi kemenangan semata. MTQ harus lebih bersih, sportif dan jauh dari kecurangan.

Kelima MTQ XXVIII dapat mengangkat dan membangkitkan syiar Islam yang Rahmatan Lil Alamin dan memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. “Karena itu, dukungan bersama dibutuhkan, dengan melibatkan seluruh pihak, melaksanakan tugas dan tanggjawab secara tulus dan ikhlas,” harapnya.(**)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional