Close

Laporan Penilan Pelayanan Publik, Mardison Mahyuddin Terima Piagam Penghargaan Ombudsman

PENGHARGAAN—Wwako saat terima ombudsman

PARIAMAN, METRO–Wakil Wali Kota Pa­riaman, Mardison Mah­yuddin menerima kunjungan dari Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Su­matera Barat (Sumbar) yang dipimpin oleh Adel Wahidi, Asisten Muda Ombudsman RI Perwakilan Sumbar beserta jajaran. Kunjungan ini da­lam rangka Penilaian Opini Pelayanan Publik terhadap beberapa instansi di lingku­ngan Pemerintah Kota Pariaman. Adapun instansi yang dimaksud ialah, Puskesmas Pauh, Puskesmas Kuraitaji, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Dinas Penanaman Modal PTSP Naker dan Dinas Dukcapil.

Sebelumnya, Wawako Pariaman Mardison Mahyuddin telah menerima Piagam Penilaian Kepatuhan Kota Pariaman Terhadap Standar Pelayanan Publik yang diserahkan oleh Kepala Perwakilan Ombudsman Provinsi Sumatera Barat Yefri Heriani, S.Sos., M.Si. didampingi oleh Melisa Fitri Harahap,S.H.,M.Kn sebagai Kepala Keasistenan Pencegahan.

Sebagaimana diketahui, Kota Pa­riaman masuk dalam penilaian 10 besar dalam penilaian kepatuhan, dan Kota Pariaman dan menduduki peringkat 8 dari Kabupaten/Kota lainnya di Sumatera Barat.

Ombudsman juga telah melaporkan hasil Penilaian atas Kepatuhan 4 Unit Penyelenggara Pelayanan Publik di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman tahun 2021 beberapa bulan yang lalu. Berdasarkan penilaian itu Kota Pariaman memperoleh hasil nilai yaitu 74,38, dengan predikat Zona Kepatuhan Sedang, atau berada pada Zona Kuning.

“Pemko Pariaman sangat konsentrasi dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik di setiap instansi yang ada. Kita berharap Kota Pariaman keluar dari predikat zona kuning dan menerima rapor dengan hasil yang baik dari Ombudsman RI Perwakilan Sumbar,” ujar Wawako Mar­dison.

Dikatakannya, Pemko Pariaman juga telah melakukan kerjasama de­ngan Ombudsman RI untuk meningkatkan pelayanan publik. Kerjasama ini ditandai dengan penandata­nganan MoU atau nota kesepakatan antara Ketua Ombudsman RI, Mo­khammad Najih, dengan Wali Kota Pariaman, Genius Umar, bertempat di Gedung Ombudsman RI, Jalan HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis, tanggal 23 Juni 2022 lalu.

“Kita berharap tahun ini Kota Pa­riaman dapat meningkatkan nilai dan predikat Kepatuhan Unit Penyelenggara Pelayanan menjadi Predikat Kepatuhan Tinggi atau Zona Hijau,” pungkasnya.

“Kami dari Ombudsman melakukan penilaian pelayanan publik terhadap beberapa instansi seperti Puskesmas Pauh, Puskesmas Kuraitaji, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Dinas Penanaman Modal PTSP Naker dan Dinas Dukcapil ,” ujar Asisten Muda Ombudsman RI Perwakilan Sumbar, Adel Wahidi.

Adel mengatakan, dalam penilaian tersebut ada beberapa upaya yang dilakukan yaitu observasi layanan untuk melihat apakah standar layanan terpenuhi atau tidak. Kemudian, kami juga mewawancarai masyarakat apakah mereka sudah dilayani de­ngan baik sesuai dengan standar yang ada. “Kami juga menilai kompetensi penyelenggara, mulai dari kepala dinas, kepala bidang, penanganan pengaduannya, termasuk pelaksana­nya dan pemahamannya terhadap pelayanan publik secara umum ,” terangnya.

“Dari lima hari pemeriksaan, dihari pertama ini kami baru melakukan pe­ngambilan data, datanya akan kami olah dan nanti disampaikan dalam bentuk opini,” ujarnya.

Adel berharap mudah-mudahan Kota Pariaman bisa keluar dari zona kuning. Untuk sementara kami sudah hampir mengunjungi seluruh OPD, saya lihat sudah banyak perubahan. Karena itu, kami berharap tahun depan rapor yang diterima oleh Kota Pariaman lebih baik dari tahun lalu. (efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top