Menu

Lapak PKL dan Anjal Ditertibkan

  Dibaca : 428 kali
Lapak PKL dan Anjal Ditertibkan
PENERTIBAN—Personel wanita Satpol PP Padang menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Jalan Agus Salim Sawahan,karena mengganggu kelancaran lalu lintas. (ade /posmetro)

PADANG, METRO – Dinilai karena mengganggu lalu lintas serta ketentraman dan ketertiban umum (Trantibum), lima lapak UNIT Pedagang Kaki Lima (PKL) gerobak ditertibkan petugas Satpol PP Kota Padang tepatnya didepan Sekolah Dasar (SD) Simpang Haru, Kecamatan Padang Timur, Jumat (29/11). Meskipun sempat cekcok dengan personel, namun penertiban tetap berjalan sesuai SOP (standar operasi prosedur).

Lapak PKL itu tak ada yang diakndangkan ke Mako Pol PP Padang, hanya diberikan pada mereka kembali. Sebab, personil Satpol PP hanya memberikan peringatan pada mereka, jika masih membandel tentu lapaknya akan diamankan dan di-tipiringkan.

Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban Umum (Tibum) Satpol PP Padang, Erios Rahman mengatakan penertiban dilakukan pukul 10.15 WIB yang dibantu beberapa personil. “Kegiatan ini dalam rangka menciptakan lalu lintas yang lancar dan aman serta menghindari kemacetan,” ujar Erios Rahman, Jumat (29/11).

Kita mengingatkan, kepada warga yang akan berjualan untuk tak melanggar aturan dan berdaganglah di lokasi yang aman. Jangan pakai trotoar dan badan jalan, sebab itu menyalahi aturan. “Jika pedagang tidak menghiraukan aturan, maka siap menerima sanksi atau diangkut lapaknya oleh petugas,” ujar Erios Rahman.

Di samping itu, pada malam Kamis (28/11) personel juga mengamankan 5 anak jalanan (Anjal) yang terdiri dari 2 pria dan 3 wanita di Bypass Simpang Lubuk Minturun. Anjal yang diamankan sudah diserahkan pada Dinas Sosial (Dinsos) Padang untuk diberi pembinaan.

Sementara, Anggota Komisi I DPRD Padang, Ja’far meminta kepada Satpol PP agar terus melaksanakan giat dan jangan tebang pilih. Jika bandel, angkat saja dan bawa ke Mako.

“Soal anjal diharapkan Dinsos dapat melatih mereka dengan keterampilan yang dilakoni, agar mereka bisa bermutu dan keahlian bernilai jual baginya,” ujar kader PKS ini.

Kemudian, ujar Jafar, dalam melakukan penertiban petugas Satpol PP diminta agar melakukan pembinaan secara merata bukan dengan tebang pilih. Jika dilakukan tebang pilih akan memicu kecemburuan sosial di antara masyarakat di Kota Padang ini. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional