Menu

Langgar Prokes, 30 Warga Tanjung Raya Disanksi

  Dibaca : 73 kali
Langgar Prokes, 30 Warga Tanjung Raya Disanksi

Sebanyak 30 orang di­te­mukan melanggar pro­tokol kesehatan (Prokes) di wilayah Kecamatan Tanjung Raya, Selasa (8/6). Mereka diketahui melanggar saat tim terpadu melaksanakan operasi yustisi di wilayah tersebut, guna pendisiplinan penerapan protokol kese­hatan. Operasi ini dijalankan sesuai Perda Sumbar Nn.6/2020, tentang Adaptasi Ke­bia­saan Baru (AKB) dalam pencegahan dan pengen­dalian Covid-19.

Bupati Agam melalui Ka­si Penegak Hukum Dinas Satpol PP dan Damkar A­gam, Ali Akbar mengatakan, mereka ini diberi sanksi akibat melanggar protokol kesehatan, terutama tidak menggunakan masker ke­tika beraktivitas di luar ru­mah. “Mereka yang me­lang­­gar ini adalah pengun­jung pasar dan orang me­lakukan perjalanan,” ujar Ali Akbar.

Dijelaskan, sesuai data di aplikasi Sipelada, mereka belum ada terjaring sebe­lumnya, sehingga sanksi diberikan baru sanksi sosial. Namun, apabila sudah per­nah terjaring, maka mereka bisa dijatuhkan sanksi lebih berat. “Kali ini baru sanksi sosial, tapi dua orang dian­taranya memilih bayar den­da karena tidak mau me­nger­jakan sanksi sosial,” sebut Ali Akbar.

Setiap pelanggar, kata Ali, datanya diinput ke apli­kasi Sipelada yang dise­diakan khusus untuk pelang­gar protokol kesehatan. Da­ri aplikasi itu, dapat dike­tahui siapa saja yang me­lang­gar protokol kesehatan. “Data itu berlaku di daerah lain, jika pelanggar sebe­lumnya ditemukan melang­gar di luar Agam, maka otomatis mereka dijatuhkan sanksi lebih berat seperti denda atau kurungan,” te­rang Ali Akbar.

Namun, di Agam belum ada pelanggar yang sampai terseret ke peradilan, baru sebatas denda. Setelah Tan­jung Raya, siang ini tim terpadu juga akan mela­kukan operasi yustisi di wilayah Kecamatan Lubuk Basung. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional