Close

Langgar Prokes, 2 Kafe di Bukittinggi Ditutup dan Disegel

DISEGEL—Tim Yustisi Kota Bukittingi menyegel kafe yang kedapatan melanggar prokes pencegahan Covid-19.

BUKITTINGGI,METRO–Dua kafe yang cukup terkenal di Kota Wisata Bukittinggi ditutup secara paksa karena terbukti melanggar protokol kesehatan (prokes) pencegahan penyeba­ran Covid-19. Penutupan itu ditan­dai dengan dilakukannya penyegelan terhadap kafe tersebut.

“Penutupan ini dilakukan untuk menekan penye­baran COVID-19 di wilayah kota Bukittinggi, tim Yustisi Bukittinggi telah melakukan penyegelan terhadap Kafe CK Centre dan Kafe Kopi Dari Hati,” kata

Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara mengatakan,  penutupan dua kafe ini dilakukan un­tuk menekan penyebaran Co­vid-19 di wilayah kota Bu­kit­tinggi. Dua kafe yang ditutup oleh Tim Yustisi Bu­kittinggi yaitu Kafe CK Centre dan Kafe Kopi Dari Hati

“Penutupan dilakukan bersama aparat gabungan yang terdiri dari TNI, Polri dan Satpol PP Bukittinggi. Sebelum dilakukan pe­nu­tupan dan penyegelan, sudah dilakukan upaya yang persuasif dengan memberikan teguran ke­pada pemilik untuk tetap menerapkan prokes yang ketat. Tapi tetap saja hal itu dilanggar,” kata AKBP Do­dy, Selasa (1/6).

AKBP Dody menjelas­kan bahwa segala upaya untuk menekan perkem­bangan Covid-19 di Kota Bukittinggi baik berupa imbauan, penerapan den­da, tindakan sangsi sosial, teguran lisan, dan bahkan melalui penyegelan pelaku usaha yang melanggar.

“Penyegelan dilakukan karena telah melanggar protokol kesehatan sesuai dengan pasal 92 ayat (2) huruf (b) ke 4 Perda Pro­vinsi Sumatera Barat No­mor 6 Tahun 2020. Kedua kafe yang cukup dikenal di pusat kota ini dinilai tidak bisa mengatur keramaian dan penerapan pemakaian masker,” kata AKBP Dody.

Ditegaskan AKBP Dody, melalui tindakan pe­nye­gelan yang dilakukan oleh PPNS Sat Pol PP Kota Bu­kittinggi diharapkan men­jadi efek jera bagi pengu­saha kafe serta dapat me­ma­tuhi protokol kesehatan dalam menjalankan usaha.

”Dengan ditutupnya kedua kafe ini, total sudah sembilan kafe di Bukittinggi telah dilakukan penye­ge­lan oleh petugas keama­nan. Kota Bukittinggi saat ini berada di zona oranye dengan data terakhir pada Minggu (30/5) memiliki total angka warga terkon­firmasi sebanyak 1.772 orang,” pungkasnya. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top