Menu

Langgar Imbauan Wako, Sejumlah Kafe Disanksi

  Dibaca : 67 kali
Langgar Imbauan Wako, Sejumlah Kafe Disanksi
PATROLI— Kasat Pol PP dan Damkar Devitra saat melakukan patroli yustisi di kafe-kafe.

SUKARNOHATTA, METRO
Diduga tidak patuh dengan aturan adaptasi kebiasaan baru dan himbauan Wali Kota Payakumbuh setelah diberi peringatan, salah satu kafe di Jalan Sukarno Hatta terpaksa harus dikenakan sanksi administrasi berupa denda senilai Rp500 ribu, Jumat (1/1) dinihari. Kasatpol PP dan Damkar Kota Payakumbuh Devitra yang memimpin operasi itu bersama Kapolres AKBP Alex Prawira dan Dandim 0306/50 Kota Letkol Kav Ferry S Lahe, pihaknya memberi sanksi sesuai Perda Provinsi Sumbar Nomor 6 Tahun 2020 tentang adaptasi kebiasaan baru (AKB) kepada salahsatu kafe itu karena membandel, tak mau patuh aturan.

Pasalnya, selain Perda AKB, juga ada aturan SE Gubernur Sumatera Barat Nomor 06/ED GSB-2020 tanggal 29 Desember 2020 tentang Pengendalian Kegiatan Masyarakat untuk Pencegahan Penyebaran Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) pada Libur Tahun Baru 2021 dan Surat Himbauan Wali Kota Payakumbuh Nomor 007/40/Wk-Pyk/2020 tanggal 30 Desember 2020. Aturan tersebut mengatur aktivitas keramaian di tempat hiburan, kafe, restoran, rumah makan. Diminta untuk tidak mengadakan kegiatan khusus yang berkaitan dengan pergantian tahun baru 2021, melayani makan/minum dengan protokol kesehatan ketat, serta mengutamakan untuk dibawa pulang (take away) dari tanggal 31 Desember 2020 jam 19.00 WIB sampai tanggal 3 Januari 2021 jam 21.00 WIB.

“Awalnya kita sudah membubarkan aktivitas keramaian di beberapa kafe dan restoran sebelum jam 12.00 WIB Kamis (31/12) malam. Pas kita salah satu kafe di sebelah SD bertingkat setelah jam 12 malam ternyata masih ada aktivitas keramaian. Dan kita berikan sanksi denda,” kata Devitra.

Malahan, menurut Devitra, petugas memperbolehkan kafe dan restoran dibuka, tapi hanya melayani take away atau orderan dibawa pulang. Akibat tidak patuh, petugas memberi sanksi administrasi kepada pelaku usaha tersebut denda sebesar Rp. 500.000. “Kita berharap kedepan pelaku usaha dapat mematuhi aturan yang ada, kita tidak melarang kafe dibuka, tapi untuk 3 hari kedepan aktivitas keramaian dibatasi dan pesanan makanan atau minumannya harus dibawa pulang,” kata Devitra.

Kondisi Keamanan Kondusif
Meski arus lalulintas di Jalan Sudirman pusat Kota Payakumbuh pada malam pergantian tahun terlihat ramai lancar, dan situasi kemanan di Kota Perlintasan Sumbar-Riau itu terjaga dan kondusif. Karena libur tahun baru, tampak banyak kendaraan berplat nomor luar daerah yang lewat.

Wali Kota Payakumbuh H Riza Falepi jauh-jauh hari sudah mengingatkan warga masyarakat Kota untuk tidak merayakan dan konvoi kenderaan pada malam pergantian tahun. Disamping dapat menggangu kondusifitas dan ketentraman warga, juga karena covid-19 yang belum terkendali sepenuhnya.

Untuk mendukung kebijakan kepala daerah, rekayasa lalu lintaspun telah dilakukan oleh Kepolisian Resor Kota Payakumbuh. Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira melalui Kasat Lantas AKP Yuneldi Ch kepada media, Kamis (31/12) siang mengatakan pengaturan dan pengalihan arus lalu lintas tersebut dilakukan untuk kendaraan dari arah Pekanbaru yang hendak menuju arah Bukittinggi, masuk di Simpang Tanjung Anau, Payakumbuh Utara dan keluar di Simpang By Pass Ngalau, Payakumbuh Barat. Kedua, masuk dari Simpang Kaniang Bukik keluar di Simpang Pancoran. “Sebaliknya kendaraan yang datang dari arah Bukittinggi menuju Pekanbaru, kebalikan dari ruas diataslah yang akan ditempuh. Kita menghindari agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di pusat kota,” sebut AKP Yuneldi.

Bagi masyarakat Payakumbuh sendiri, banyak yang memilih untuk menghabiskan waktu di rumah saja karena mereka mematuhi kebijakan wali kota untuk tidak mengadakan aktifitas perayaan tahun baru seperti membunyikan terompet dan menghidupkan petasan atau kembang api, dan sejenisnya. “Kami tau itu perayaan tahun baru bukanlah budaya kita, lebih baik di rumah saja bareng keluarga, kita terhindar dari Covid-19 dan kita dapat menikmati malam pergantian tahun dengan aman dan nyaman, tanpa masalah,” ujar Adi, warga Payakumbuh di sela-sela acara makan bersama di rumah keluarganya.

Selain harus waspada dengan penyebaran penularan Covid-19, untuk menjaga dari gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)pun, Tim 7 dan Tim Yustisi Kota Payakumbuh yang terdiri dari Satpol PP, TNI-Polri aktif berpatroli pada malam pergantian tahun baru 2021 bersama Wakil Wali Kota Erwin Yunaz, Kapolres AKBP Alex Prawira, Dandim 0306/50 Kota Letkol Kav Ferry S Lahe, dan unsur lainnya.

Wawako Erwin ikut turun membubarkan aktivitas keramaian di kafe-kafe, tempat hiburan, rumah makan, dan restoran. Sementara itu, petugas lainnya di lapangan saling bersinergi menjaga situasi aman dan kondusif di ruas jalan utama Kota Payakumbuh. “Betul, tim kita bagi menjadi beberapa regu, kita memastikan sampai beberapa hari kedepan, SE Gubernur Sumatera Barat Nomor 06/ED GSB-2020 tanggal 29 Desember 2020 dan Surat Himbauan Wali Kota Payakumbuh Nomor 007/40/Wk-Pyk/2020 tanggal 30 Desember 2020 dapat dipatuhi oleh masyarakat,” kata Ketua Harian Tim 7 Kota Payakumbuh Devitra saat mendampingi Wawako Erwin Yunaz. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional