Close

Langgar FFP, Juventus Dihukum Pengurangan 15 Poin oleh FIGC

Ilustrasi logo Juventus

Juventus dihukum pengurangan 15 poin oleh Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) pada Jumat (20/1) waktu Italia atau Sabtu (21/1) pagi WIB. Raksasa Italia itu disanksi terkait kasus pemalsuan nilai transfer dan pembukuan finansial untuk mengakali aturan Financial Fair Play (FFP). Sanksi tersebut dijatuhkan oleh Pengadilan Banding Federal dalam sidang di Roma.

“Pengadilan Banding Federal yang dipimpin oleh Mario Luigi Torsello telah menerima sebagian ban­ding dari Kantor Kejaksaan Federal, memberikan sanksi kepada Juventus dengan 15 poin penalti untuk diberikan pada liga musim saat ini,” kata FIGC dalam sebuah pernyataan.

Saat kasus ini dibuka pada April tahun lalu, Juventus dinyatakan tidak bersalah. Namun, Jaksa Giuseppe Chine meminta Pengadilan Banding Fede­ral untuk membuka kem­bali penyidikan terhadap Juventus setelah menemukan bukti-bukti baru.

Jaksa Giuseppe Chine menuntut Juventus dihukum pengurangan sembilan poin. Pengadilan Ban­ding Federal kemudian menerima tuntutan itu dan menjatuhkan sanksi lebih berat yakni pengurangan 15 poin.

Pengurangan ini menjadi pukulan besar bagi Juventus karena peluang mereka lolos ke Liga Cham­pions musim depan menjadi terancam. Klub asuhan Massimiliano Allegri itu turun dari posisi ketiga ke posisi 10 dengan 22 poin setelah dikurangi 15 poin.

Apabila Juventus benar-benar absen dari kompetisi Eropa, tentu akan menjadi pukulan lebih lanjut. Pasalnya keuangan klub yang musim lalu me­ngalami kerugian hampir EUR 239 juta. Direktur Olah­raga Juventus saat ini, Federico Cherubini, juga diskors selama 16 bulan.

Terkait hukuman tersebut, Juventus dipastikan akan mengajukan banding ke Komite Olimpiade Ita­lia.

Mantan pimpinan klub juga dijatuhi hukuman oleh FIGC. Andrea Agnelli dan mantan CEO Maurizio Arrivabene diskors selama 2 tahun. Sedangkan mantan direktur olahraga Fabio Paratici yang sekarang di Tottenham Hotspur diskors 30 bulan. (jpg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top