Close

Langgar Aturan dan Kesepakatan, Pedagang di Pantai Muaro Lasak bakal Ditertibkan

TAN MALAKA, METRO–Satpol PP Padang kem­bali berencana melakukan penataan pedagang di kawasan Pantai Padang. Sa­saran kali ini adalah pedagang di Pantai Muaro Lasak.

Para PKL yang menggantungkan hidupnya di kawasan pantai dengan ikon Tugu Merpati Perdamaian ini, harus kembali dibenahi karena keluar dari ketentuan dan kesepakatan, yang dibuat antara pemerintah dan pihak pe­dagang.

Sebelum dilakukan penertiban terhadap pedagang di Pantai Muaro Lasak, Satpol PP terlebih dahulu melakukan rapat koordinasi dengan beberapa instansi, di Aula Mako Satpol PP Padang, Rabu (13/7).

Tujuan rapat tersebut, untuk mengevaluasi pemberitahuan yang telah disampaikan kepada ma­sya­rakat sekitar yang berjualan, apakah sudah dilaksanakan atau belum, sekaligus juga untuk merencanakan tindakan penertiban yang melibatkan seluruh OPD terkait dan TNI/Polri.

“Karena di kawasan Muaro Lasak sudah ada perjanjiannya, maka kita bersama OPD terkait dan TNI/Polri melakukan rapat evaluasi. Sehingga tidak salah dalam melakukan tindakan,” ujar Kasat Pol PP Kota Padang Mursalim.

Dijelaskan, Satpol PP Padang selaku petugas penegak Peraturan Daerah (Perda), tentu harus mela­kukan tindakan sesuai Standar Prosedur Operasional (SOP), serta tetap mengutamakan mu­sya­warah dan mufakat. Hal ini merupakan upaya Satpol PP menjadi mitra dan sahabat masyarakat.

“Kita berupaya untuk menjadi solusi bagi ma­sya­rakat, maka perlu upaya mediasi dan mufakat, untuk setiap penertiban yang sesuai SOP,” jelasnya.

Ia menjelaskan, Satpol PP perlu melakukan penataan kembali terhadap pe­dagang di bibir Pantai Mua­ro Lasak, karena terlihat semrawut dan sudah tidak sesuai dengan perjanjian yang ada.

“Sesuai kesepakatan, pedagang sudah melanggar aturan, jadi kita bersama tim gabungan kembali melakukan penataan dan mengembalikan kembali kesepakatan semula. Dimana, jam berjualan dimulai pada pukul 16.00 WIB sampai pukul 00.00 Wib, tidak berjualan di atas batu grib, trotoar dan tidak me­ng­gunakan tenda perma­nen,” katanya.

Ia menghimbau, pedagang bisa mematuhi aturan yang sudah ditetapkan, sehingga menjadikan lokasi wisata pantai di Kota Padang tertib, rapi dan indah.

“Kita berharap dengan kondisi wisata pantai yang bersih, tertata dengan baik dan indah, maka pengunjung Pantai Padang semakin meningkat,” tu­turnya. (ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top