Close

Lagi, Satpol PP Tertibkan Pedagang di S.Parman, Tunggul Hitam, Usai Jualan, PKL Biarkan Dagangan di Atas Fasum

PENERTIBAN BARANG DAGANGAN— Petugas Satpol PP menertibkan PKL yang meninggalkan barang barang dagangannya di atas fasum, Selasa (7/6). Pedagang membiarkan barang dagangannya begitu saja usai berjualan, di kawasan jalan S.Parman dan Tunggyl Hitam.

TAN MALAKA METRO–Satpol PP Kota Padang kembali menertibkan PKL yang meninggalkan barang – barang dagangannya di atas fasum, Selasa (7/6). Pedagang membiarkan barang dagangannya begitu saja usai berjualan sehingga membuat mengganggu kenyamanan dan keindahan.

Penertiban yang dipimpin Kasiopdal Satpol PP Padang Yapril Azda, dilakukan dari jalan S. Parman hingga Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah.

Kabid Tibum Tranmas Satpol PP Padang Deni Harzandy mengatakan, penertiban dilakukan karena para pedagang tersebut masih meninggalkan barang dagangan di atas fasum dan trotoar. Padahal imbauan sudah berkali-kali dilakukan, namun PKL masih belum mengerti dan tidak bisa bekerja sama dengan petugas.

“Yang dilakukan pedagang melanggar Perda 11 Tahun 2005 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat.  Pedagang di kawasan ini sudah sering kita beri teguran, bahwa tidak dibenarkan berjualan di atas fasum dan fasos, apalagi sampai meninggalkan barang dagangannya di sana,” ulasnya.

Ia menambahkan, setelah penertiban ini, petugas akan selau intens melakukan pengawasan di tempat-tempat yang telah ditertibkan.

“Kita akan selalu melakukan pengawasan pada tempat – tempat yang telah ditertibkan, agar tidak ada lagi pedagang yang berjualan dengan menggunakan fasum. Kita terus berupaya mengembalikan fungsi fasum yang sebenarnya,” pungkasnya. (ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top