Close

Lagi, Pelajar Bolos Saat Jam Pelajaran Digiring Pol PP Padang 

PELAJAR BOLOS— Sejumlah pelajar kembali diamankan Satpol PP Padang karena keluyuran dan bolos di saat jam pelajaran masih berlangsung, Kamis (4/8).

TAN MALAKA, METRO–Setelah sebelumnya pada Rabu (3/8), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengamankan puluhan pelajar yang keluyuran di saat jam pelajaran sekolah, Kamis (4/8) tim penegak Peraturan Daerah (Perda) ini kembali mengamankan belasan pelajar melakukan hal yang sama.

Dalam kesempatan tersebut, Satpol PP Padang kembali menertibkan 12 pelajar SMK yang berada di luar lingkungan sekolah, saat jam belajar berlangsung. Tak ayal ke-12 pelajar ini langsuyng digiring ke markas komando (Mako) Pol PP menggunakan truk Dalmas.

Di Mako Pol PP, ke-12 pelajar ini didata dan diberikan pembinaan agar tidak berkeluyuran disaat jam pelajaran berlangsung. Dalam memberikan pembinaan ini, tidak lupa disaksikan oleh pihak sekolah dan orang tua masing-masing agar mereka mengetahui apa yang dilakukan anak-anak mereka yang awalnya dari rumah beralasan pergi sekolah namun fakta di lapangan berbeda.

Dua belas pelajar tersebut, diantaranya delapan pelajar berasal dari SMK 1 Sumbar yang berinisial FR (16), MI (16), IZ (17), AS (16), AK (16), MR (16), FA (16), JB (16), sedangkan empat pelajar berasal dari SMK Profesional Padang yang berinisial MG (17), RW (17), MT (16), JS (17).

Mereka ditertibkan petugas sedang berkeluyuran di luar lingkungan sekolah dikawasan Lubuk Lintah, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Sebelumnya, Satpol PP dan Polri telah memberikan himbauan terkait tidak dibolehkannya pelajar berada di luar sekolah saat jam pelajaran berlangsung.

Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, Deni Harzandy mengatakan siswa yang kedapatan berada di tempat umum dan tempat nongkrong di warung, saat jam belajar sedang berlangsung, langsung dilakukan penindakan sesuai aturan yang berlaku.

“Sesuai aturan, mereka yang kita amankan, kita lakukan pendataan, serta diberikan edukasi dan pengarahan kepada pelajar yang disaksikan pihak keluarga, agar saat jam belajar sedang berlangsung para pelajar tidak lagi keluyuran, guna menjaga Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat di Kota Padang, barulah mereka kita bolehkan pulang bersama pihak keluarga masing-masing,” tutur Deni Harzandy. Kamis, (4/8).

Kasat Pol PP Padang, Mursalim menegaskan, penertiban terhadap pelajar yang berada diluar sekolah saat jam pelajaran berlangsung akan terus dilaksanakan. Dikatakan, pihaknya akan bergerak terus untuk menghindari hal yang tidak diinginkan seperti tawuran agar korban tak muncul dan kota aman nyaman.

“Giat Penertiban ini dilakukan sebagai bentuk uji kepatuhan para pelajar, terhadap himbauan yang telah disampaikan pemerintah, dalam rangka mencegah siswa keluyuran saat jam belajar berlangsung, demi menjaga kondusivitas wilayah Kota Padang dari aksi tawuran antar pelajar,”tuturnya. (ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top