Menu

Lagi-lagi, Semen Padang Bertekad Menang

  Dibaca : 47 kali
Lagi-lagi, Semen Padang Bertekad Menang
LAWATAN—Pemain Semen Padang FC saat lakukan lawatannya ke Bali United dalam lanjutan Liga 1 Indonesia.

PADANG, METRO – Semen Padang FC menjadi satu-satunya kontestan liga sepak bola kasta teratas Indonesia asal pulau Sumatera, Liga 1 2019 yang belum pernah menang. Itu sebabnya mereka berusaha mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menjamu PSIS Semarang pada pekan ke-14 di Stadion GOR Haji Agus Salim, Padang, Jumat mendatang, Jumat (16/8)

Untuk membidik target kemenangan perdana itu, Weliansyah, pelatih kepala Semen Padang, melakukan evaluasi total usai dikalahkan Bali United 4-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (9/8) lalu.

Meskipun Teja Paku Alam dan kawan-kawan sempat unggul dulu pada menit keempat melalui gol bunuh diri pemain belakang Bali United FC, Willian Pacheco, namun di ahkir laga skor menjadi 4-1 bagi kemenangan tuan rumah, skor tersebut seakan menjadi boomerang bagi tim yang berjuluk Kabau Sirah ini, seolah-olah tim Semen Padang diberi prank oleh Bali United.

“Kita melakukan evaluasi untuk perbaikan kelemahan. Apa-apa saja yang menjadi penyebab kekalahan dan untuk diantisipasi kedepan,” kata Weliansyah saat dihubungi kemarin, Senin (12/8).

Menurut Weliansyah, waktu persiapan Semen Padang jelang hadapi PSIS Semarang cukup. “Ada waktu tiga hari untuk pematangan taktik dan dan strategi,” katanya.

Sebelumnya, Weliansyah mengatakan, jika anak asuhnya kehilangan konsentrasi pada akhir menit babak awal dan babak kedua saat hadapi Bali United, baginya, petaka datang manakala konsentrasi dan fokus hilang. Hal itulah yang dimanfaatkan oleh Serdadu Tridatu.

“Saya kira anak-anak bermain luar biasa. Mungkin kami kurang fokus saja di akhir babak pertama dan kedua. Kalau kita kurang fokus di menit akhir ini bisa dimanfaatkan oleh lawan. Inilah sepakbola,” katanya.

Weliansyah juga mengatakan kalau tim berjuluk Kabau Sirah itu sudah bermain cukup baik. Skema pertandingan berjalan sesuai skenario.

“Kami merencanakan semuanya dengan sangat baik. Counter attack sukses. Tapi menit akhir konsentrasi, kurang fokus. Itu masalahnya,” kata Weliansyah.

Kemudian, untuk saat ini, Weliansyah juga menyampaikan bahwa anak didiknya sudah bisa melupakan kekalahan menyakitkan dari Bali United. Dia bertekad meraih kemenangan atas Laskar Mahesa Jenar, julukan PSIS Semarang.

Alasan Weliansyah untuk mengamankan tiga poin cukup realistis. Mengingat calon lawan juga sedang tidak konsisten. Pada tiga laga terakhir klub asal Semarang, Jawa Tengah, ini kalah di kandang sendiri.

Buntut dari tren negatif tersebut, PSIS Semarang melepas Jafri Satra sebagai pelatih kepala.

“Yang jelas PSIS Semarang secara mental sedikit agak down. Ya, kita akan manfaatkan kelemahan mereka untuk mengamankan tiga poin,” kata Weliansyah.

Sementara itu, Manajer tim PSIS Semarang Setyo Agung Nungroho berharap pemain bisa segera move on pasca tak ditangani lagi pelatih kepala, Jafri Sastra.

Menurut Agung, pemain jangan sampai merasa terbebani pasca pemberhentian Jafri Sastra sebagai pelatih kepala.

“Kami berharap pemain tak terbebani dengan tanpa adanya posisi pelatih kepala. Justru mereka harus termotivasi untuk move on. Harus segera bangkit,” katanya dikutip dalam laman resmi PSIS Semarang. (heu)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional