Menu

Lagi, Dinas Perkim-LH Kota Pariaman Ambil Sampel Kualitas Udara

  Dibaca : 126 kali
Lagi, Dinas Perkim-LH Kota Pariaman Ambil Sampel Kualitas Udara
RPW (38), warga Koto Langang, Kenagarian Punggaaan Timur, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan diamankan Polsek Lengayang Polres Pessel, usai korban R (40) melapor ke Polsek Lengayang. 

PARIAMAN, METRO–Dinas Perumahan Rak­yat Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (Per­kim LH) Kota Pariaman, kemarin, melakukan pe­ngambilan kembali alat passive sampler setelah pemasangan selama 14 hari di beberapa tempat dalam Kota Pariaman.

“Metode passive sampler merupakan salah satu metode sederhana yang digunakan untuk pengu­kuran udara ambien de­ngan parameter ukur NO2 (Nitrogen Dioksida) dan SO2 (Sulfur Dioksida),” u­jar Kepala Dinas Perkim LH Kota Pariaman, Mu­hammad Syukri, kemarin.

Kegiatan pemantauan udara ambien tersebut, bertujuan untuk menya­takan atau menyimpulkan kondisi kualitas udara di wilayah yang bersang­ku­tan, dalam bentuk Indeks Kualitas Udara (IKU) yang merupakan salah satu kom­ponen dari Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH).

“Dinas Perkim LH Kota Pariaman telah memasang alat passisve sampler di 4 titik yang mewakili kawa­san industri, kawasan per­kantoran, kawasan permu­kiman dan kawasan trans­portasi, dimana untuk Kota Pariaman dipasang di ka­wasan industri, yang di­wakili oleh Industri Mie Matahari, Jl. Sentot Ali Basa, Desa Jati Hilir. Untuk Kawasan Perkantoran di­wakili Kantor Balaikota Pariaman, Jl. Imam Bonjol No. 44, Desa Cimparuah,” ujarnya.

“Kemudian untuk Ka­wasan Permukiman diwa­kili oleh Perumahan Kam­pung Baru, Jl. H. Agus Salim, Desa Kampung Baru dan untuk Kawasan Trans­por­tasi, Jl. Imam Bonjol, Kam­pung Paneh, Desa Bungo Tanjuang, dimana dilaku­kan oleh Tim dari Dinas Perkim LH Kota Paria­man,” ungkapnya lebih lanjut.

Pemasangan alat ini dilakukan serentak se-Indonesia, yakni pada tang­gal 3 Juni 2021 yang lalu, dan sampel yang sudah didapatkan nantinya, akan dikirim ke Laboratorium yang telah ditunjuk oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KL­HK) RI, yaitu PT. Anugrah Analisis Sempurna (AAS) yang berlokasi di Depok, Jawa Barat.

“Sedangkan untuk pe­ngam­bilan sampel, dila­kukan 2 kali dalam setahun, di­mana untuk saat ini ada­lah passive sampler yang per­tama kita lakukan, se­hingga kita mengetahui In­deks Kualitas Udara Kota Pa­riaman setiap tahunya, di­mana untuk Tahun 2020 lalu, IKU Kota Pariaman adalah 94,76 dengan Kate­gori ‘Sa­ngat Baik’,” tutup­nya. (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional