Close

Laga Hidup-Mati, Timnas Basket Indonesia Tantang China di Playoff

DIKAWAL-Shooting Guard Timnas Basket Indonesia, Abraham Damar Grahita, mendapatkan pengawalan dari pemain Australia pada laga FIBA Asia Cup 2022 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (16/7).

JAKARTA, METRO–Timnas basket Indonesia dipastikan menantang China pada pertandingan playoff FIBA Asia Cup 2022. Ini menjadi laga hidup mati bagi tuan rumah Indonesia untuk memperebutkan tiket ke perempat final.

Pertandingan playoff Indonesia kontra China di FIBA Asia Cup 2022 tersebut bakal digelar di Istora Senayan, Jakarta, Senin (18/7/2022).

China melangkah ke playoff sebagai tim peringkat kedua Grup B setelah mengalahkan Chinese Taipei 95-80 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (16/7/2022) malam. Di perempat final nanti, pemenang laga Indonesia kontra China sudah dinanti Lebanon yang lolos langsung sebagai juara Grup D.

Timnas Indonesia besutan Milos Pejic harus mengalahkan China bila ingin lolos ke delapan besar FIBA Asia Cup 2022.

Hanya dengan lolos de­lapan besar FIBA Asia Cup 2022, Timnas Basket Indonesia baru bisa bermain di putaran final FIBA World Cup 2023. Jika gagal, Indonesia gagal, Indonesia hanya bisa menjadi pe­nonton saat menjadi tuan ru­mah FIBA World Cup 2023.

Pertandingan China kontra Chinese Taipei berjalan ketat sejak awal. Center China Wang Zelin membuka skor yang di­balas satu free throw masuk William Artino.

Setelahnya, China melesat dengan keunggulan 9-1 lewat tembakan Wang Zelin saat pertandingan baru berjalan 2 menit 20 detik. Chiese Taipei berusaha keras mengejar, tapi masih tertinggal 19-28 di kuar­ter pertama.

Kuarter kedua, Chinese Taipei bermain lebih taktis. Meskipun relatif bisa me­ngim­bangi, China berhasil menjaga keunggulan dari kuarter pe­r­tama dan menambahnya de­ngan tipis di akhir kuarter kedua untuk unggul 54-43 di halftime.

Chinese Taipei kemudian menggebrak di awal kuarter tiga dengan mencetak lima poin beruntun yang memaksa pe­latih Cina Du Feng mengambil time out. Chinese Taipei me­ngejar tapi kesulitan menempel dengan mengakhiri kuarter ketiga dengan skor 74-65. China yang lebih bertenaga karena merotasi pemain dengan baik kemudian melesat pada kuar­ter akhir untuk menutup skor 95-80.

Enam pemain China men­cetak dobel digit, yakni Wang Zhelin (17 poin), Sun Minghui (16 poin), Zhao Rui (15 poin), Xu Jie (13 poin), dan Zhou Qi dan Hu Mingxuan yang sama-sama mencetak 10 angka.

“Dibandingkan per­tan­di­ngan game pertama dan kedua, permainan kami lebih baik karena banyak pemain yang sudah pulih dan bisa mem­perkuat tim,” kata guard China, Zhao Rui.

“Indonesia bermain bagus, akan susah untuk melawan mereka. Ini tantangan untuk kami agar bermain lebih tenang dengan atmosfer seperti ini dan menjalankan strategi pe­latih,” imbuhnya.

Sementara itu, Indonesia mengaku senang akan men­jalani duel playoff melawan China di FIBA Asia Cup 2022. Itu menjadi salah satu per­tandingan penting dalam se­jarah bola basket Indonesia, seperti dikatakan pelatih Indonesia Milos Pejic.

“Saya senang dengan per­mainan kami meskipun kalah. Kami punya dua hari menuju salah satu pertandingan ter­besar dalam sejarah bola basket Indonesia,” ujar Milos Pejic.

“Setelah konferensi pers ini, kami hanya memikirkan ten­tang pertandingan tersebut,” imbuh Pejic.

Indonesia belum pernah memainkan pertandingan se­penting ini sebelumnya. Na­mun menurut dia, tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

“Kami tidak bisa memilih siapa lawannya. Siapa pun tidak akan berbeda, tekanan pasti sangat besar. Kita lihat saja nanti. Menghadapi lawan nanti, yang pertama saya harus me­nyiapkan mental. Yang jelas, saya yakin kami akan siap memainkan pertandingan itu,” kata Milos, seperti dikutip dari rilis Perbasi. (*/rom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top