Menu

Laga Brasil vs Argentina, Dihentikan Mendadak, Sekelompok Orang Terlibat Cek-cok dengan Ofisial

  Dibaca : 150 kali
Laga Brasil vs Argentina, Dihentikan Mendadak, Sekelompok Orang Terlibat Cek-cok dengan Ofisial
Laga Brasil vs Argentina yang dinanti-nantikan pecinta sepak bola dunia secara mengejutkan dihentikan di menit ke enam.

Laga Brasil vs Argentina yang dinanti-nantikan pecinta sepak bola dunia secara mengejutkan dihen­tikan di menit ke enam.

Pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Brasil vs Argentina di Stadion Neo Quimica Arena awalnya berlangsung biasa-biasa saja dan normal-normal saja pada Senin (6/9) dini hari WIB.

Tidak ada kecurigaan atau pun tanda-tanda per­tandingan bakal bermasa­lah dan kemudian dihen­tikan.

Di lorong stadion tam­pak bintang baru PSG yang juga kapten Argentina Lio­nel Messi menghampiri Neymar dan memeluknya sebelum pertandingan. La­lu, Neymar menyalami para pemain Argentina termasuk rekannya di PSG Angel Di Maria.

Kedua tim kemudian memasuki lapangan per­tandingan secara bersa­maan. Kick off pun dilang­sungkan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Bahkan, sejak awal per­mainan kedua tim lang­sung bermain ngotot de­ngan tempo tinggi. Sejum­lah pelanggaran dan ben­turan yang tak terhin­dar­kan mewarnai jalannya awal pertandingan.

Namun, tanda-tanda pertandingan memiliki ma­salah mulai terlihat saat memasuki menit kelima.

Saat itu sekelompok orang turun ke pinggir lapangan dan terlibat cek-cok dengan ofisial pertandingan. Setelah berdebat pa­njang dengan ofisial per­tan­dingan dan pelatih kedua tim, pertandingan akhir­nya dihentikan oleh wasit pada menit 6:38.

Para pemain pun tampak kebingungan lantaran pertandingan ini bisa dihentikan secara men­da­dak.

Sekelompok orang yang masuk ke lapangan itu diduga adalah Badan Pengawasan Kesehatan Nasional atau Anvisa.

Mereka meminta per­tandingan ini dihentikan karena terdapat pemain timnas Argentina yang berangkat dari Inggris melanggar aturan protokol Covid-19 bagi warga asing yang masuk ke Brasil.

Sebelumnya, ramai di­beritakan jika Anvisa meminta empat pemain Argentina yang datang ke Brasil dari Inggris yaitu Cristian Romero dan Giovani Lo Celso dari Tottenham serta Emiliano Martinez dan Emiliano Buendia dari Aston Villa untuk lebih dulu menjalani karantina selama 14 hari sebagai protokol kesehatan di ne­gara tersebut.

Namun tampaknya tim­nas Argentina diduga tidak menggubris perintah tersebut dan Martinez, Lo Celso, serta Romero pun tetap masuk dalam starting line-up Argentina melawan Brasil.

“Anvisa menganggap situasi ini sebagai risiko kesehatan yang serius dan karenanya telah meminta otoritas kesehatan setempat untuk segera menentukan karantina bagi para pemain, yang dilarang berpartisipasi dalam aktivitas apa pun dan harus dicegah tetap berada di tanah Brasil,” kata Anvisa dalam sebuah pernyataan dikutip dari Sky Sports.

Situasi tidak jelas hingga mencapai 1 jam. Per­tandingan ini pun akhirnya harus dihentikan paksa oleh Anvisa dengan para pemain Argentina kemudian diminta untuk kembali ke ruang ganti.

Sementara, para pemain Brasil tetap berada di lapangan sembari me­nung­gu kepastian status pertandingan tersebut.

Tidak ada keputusan resmi pertandingan selama sekitar 60 menit sejak kick-off, sampai akhirnya Conmebol membuat pengumuman resmi.

Melalui media sosial Twitter, Conmebol menjelaskan keputusan penun­daan secara resmi. Pertan­dingan tidak bisa dilanjutkan sampai waktu yang ditentukan.

“Berdasarkan keputusan wasit, pertandingan yang dikelola oleh FIFA antara brasil dan Argentina untuk Kualifikasi Piala Dunia diputuskan ditunda.”

“Wasit dan komisaris pertandingan akan menyerahkan laporan kepada FIFA Disciplinary Committee, yang akan menentukan langkah-langkah beri­kutnya. Prosedur ini sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.”

“Kualifikasi Piala Dunia adalah kompetisi FIFA. Setiap keputusan terkait organisasi dan pengembangannya adalah hak eksklusif dari lembaga tersebut.” (*/rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional