Menu

Kurir Sabu Terancam 12 Tahun

  Dibaca : 141 kali
Kurir Sabu Terancam 12 Tahun
Ilustrasi

PADANG, METRO – Seorang kurir sabu dari Pekanbaru, Ali Saputra dituntut kurungan penjara selama 12 tahun dan denda sebesar Rp1 miliar serta subsidair enam bulan penjara. Terdakwa Ali Saputra menjalani sidang di Pengadilan Negeri Padang, Rabu (15/5). Sidang dipimpin hakim Sutedjo beranggotakan Suratni dan Leba Max Nanduko Rohi.

Ali didakwa melanggar primair pasal 114 ayat 2 Undang Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, subsidair pasal 112 ayat 2 Undang Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dia ditangkap bersama barang bukti narkotika jenis sabu dengan seluruh total berat bersih sebanyak 20,06 gram.

Kejadian berawal pada Sabtu 1 desember 2018 lalu. Terdakwa ditelepon Rudi (masuk DPO) yang mengatakan “bang bisa tolong belikan sabu untuk dibawakan ke Padang, Ada yang mau beli sabu di Padang”.

Kemudian terdakwa menjawab tidak ada dan tidak tahu. Rudi mengatakan pada terdakwa tidak punya uang lagi untuk biaya hidup. Bisnis narkoba jadi jalannya. Terdakwa mulai ingin menanyakannya.

Kemudian terdakwa menelepon kenalannya, Ijal (DPO) mengatakan ingin membeli sabu. Ijal meminta keamanan dalam proses transaksi. Terdakwa menelepon travel jurusan Pekanbaru-Padang-Pesisir Selatan, mengatakan mau berangkat ke Padang.

Terdakwa disuruh Ijal (DPO) menjemput sabu ke arah jembatan Leton 1 daerah Senapelan, Pekanbaru, Riau. Sabu diletakkan di bawah meja di dekat pinggir sungai dekat orang berjualan jagung dibungkus kotak rokok mild dalam plastik hitam.

Terdakwa berangkat menuju Padang, sempat menjemput Rudi di Panam di depan Indomart. Terdakwa duduk di sebelah sopir dan Rudi di belakang sopir. Sesampai di daerah Teluk Bayur Padang, mobil berhenti.

Saat melakukan transaksi, tersangka ditangkap personel Ditresnarkoba Polda Sumbar. Sedangkan Rudi melarikan diri. Sopir travel sempat diamankan juga, kemudian dilepas. Dari mereka disita barang bukti satu paket kecil narkotika jenis sabu di atas lantai mobil, dan enam paket sedang di bawah bangku. (e)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional