Menu

Kurir Ganja Terkapar Ditembus Timah Panas

  Dibaca : 906 kali
Kurir Ganja Terkapar Ditembus Timah Panas
KURIR DITEMBAK—Pelaku Devi Rusli (32) yang berperan sebagai kurir ganja sebanyak 2 kg ditembak jajaran Polsek Lubeg lantaran melawan ketika ditangkap.

PADANG, METRO–Seorang kurir narkotika jenis ganja harus dilumpuhkan dengan timah panas oleh jajaran opsnal Polsek Lubuk Begalung akibat melawan dan kabur dari kejaran petugas yang hendak menangkapnya saat bertransaksi narkotika jenis ganja. Penangkapan itu dilakukan di jalan Makasar Pasar Gaung RT 02 RW 03, Kelurahan Gates, Rabu (22/1) sekitar pukul 23.00 WIB.

Pelaku Devi Rusli (32) warga Jalan Belawan No 44, Kelurahan Teluk Bayur, Kecamatan Padang Selatan yang semula ‘bagak’, setelah ditembak langsung terkapar. Timah panas yang dilepas petugas tepat menembus betis kaki kiri pelaku. Setelah diamankan bersama barang bukti 2 kilogram daun ganja kering, pelaku langsung dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis.

Kapolsek Lubeg AKP Andi P Lorena mengatakan, pelaku terpaksa ditembak kakinya oleh petugas karena mencoba melawan dan melarikan diri. Penangkapan tersangka sendiri berawal dari informasi masyarakat yang yang mengatakan bahwa tersangka akan melakukan transaksi narkotika jenis ganja di kawasan Pasar Gaung.

Petugas dari Polsek Lubeg yang dipimpin oleh Dantim Buser Ipda Ricardo langsung melakukan pengintaian selama lebih kurang 4 Jam, akhirnya pelaku datang dan membawa narkoba ingin bertransaksi dengan seseorang yang ingin membeli barang tersebut.
“Penangkapan dilakukan, si pembeli berhasil kabur sedangkan pelaku melihat petugas mencoba melawan dan ingin melarikan diri, dengan terpaksa dan terukur tersangka langsung dihadiahi timah panas hingga menyebakan pelaku tidak berdaya dan pasrah ditangkap,” ungkap AKP Andi.

Diungkapkan AKP Andi, pelaku sudah diintai oleh anggotanya dan diketahui tersangka membawa narkoba jenis ganja sebanyak 10 kilogram, namun sudah dijualnya dan sisanya 2 kilogram berhasil diamankan.

“Untuk sisa yang lainnya masih kami lakukan pengembangan kepada siapa saja barang tersebut dijual oleh tersangka, barang itu sendiri dibawa pelaku dari daerah Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, “ ujar AKP Andi.

Dijelaskan AKP Andy, pelaku tercatat sebagai resedivis yang sudah tiga kali masuk penjara dalam kasus yang sama sebagai pengedar dan kurir narkoba. Namun, hidup bertahun-tahun di dalam penjara, tidak membuatnya jera dan malah kembali terlibat dalam peredaran narkoba.

“Terhadap pelaku akan kita jerat Undang – Undang No 35 Tahun 2009 tentang narkotika pasal 111 jo 114 dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara,” pungkas Andi. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Iklan

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional