Close

Kurikulum Stem untuk Meningkatkan Minat Siswa Mengejar Pendidikan Tinggi dan Karir, Penulis: Anggi Angelina PAT (Mahasiswa Magister Pendidikan Fisika UNP)

Anggi Angelina PAT.

Banyak negara yang sudah menggunakan pen­didikan berbasis STEM saat ini. Apakah STEM yang dimaksud? STEM merupakan pendekatan pendidikan yang sangat berfokus pada mata pelajaran Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika.

Beberapa negara yang telah mengadopsi STEM dalam pendidikannya yaitu negara Amerika, Taiwan, Finlandia, Australia, Vietnam, Tiongkok, dan masih banyak ne­gara lainnya. Indonesia sendiri sedang be­rada ditahap pengem­bangan pembelajaran berbasis STEM. Program pembelajaran STEM bertujuan untuk meningkatkan minat siswa dalam mengejar pendidikan tinggi dan karir di bidang-bidang tersebut.

Pendekatan STEM menggabungkan ke­empat disiplin ilmu secara integrated (terpadu) ke­dalam metode pem­belajaran berbasis masalah. Metode pembelajaran berbasis STEM menerapkan pengetahuan dan keterampilan secara bersamaan untuk menyelesaikan suatu kasus permasalahan dalam kehidupan sehari-hari yang nyata serta dalam kehidupan peofesional.

Pendidikan STEM menunjukkan kepada peserta didik bagaimana konsep, prinsip, teknik sains, teknologi, teknik dan matematika dipergunakan secara terintegrasi untuk mengembangakan produk, proses, dan sistem yang bermanfaat bagi ke­hidupan.

Kondisi dunia pendidikan yang saat ini sudah banyak berubah, membuat tuntutan pembelajaran juga harus berubah. Kita tidak dapat menerapkan pola pembelajaran seperti dulu lagi. Dengan pesatnya perkembangan ilmu teknologi dan pengetahuan maka tujuan pendidikan dan pembelajaran juga harus sesuai dengan perkembangan sains dan teknologi serta tuntutan zaman.

STEM merupakan jembatan yang akan meng­hubungkan antara institusi pendidikan dengan dunia yang sebenarnya. Pembelajaran berbasis STEM inilah yang merupakan alternative pembelajaran yang dapat membangun generasi yang mampu menghadapi abad 21 yang penuh tantangan.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh Guru Besar Bidang Pendidikan Kimia UPI Prof Dr Anna Permatasari, M.Si tentang STEM Education: Inovasi dalam Pembelajaran Sains dapat disimpulkan bahwa pembelajaran STEM meningkatkan literasi sains, kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah.

Penelitian ini menguatkan bahwa pendidikan berbasis STEM sangat cocok diterapkan di Indonesia. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top