Menu

Kurangi Dampak Pandemi, DSPPKBPPPA Salurkan Bantuan

  Dibaca : 78 kali
Kurangi Dampak Pandemi, DSPPKBPPPA Salurkan Bantuan
Kepala DSPPKBPPPA, Drs Osman Bin Nur.

Pandemi Covid-19 telah mem­berikan dampak yang cukup mem­bebani bagi kehidupan keseharian masyarakat dalam bidang sosial mau­pun ekonomi. Berpijak dari perma­salahan tersebut, Pemko melalui Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Ke­luarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPKBPPPA) berusaha mencarikan jalan keluar permasalahan dan sosial dari dampak pandemi tersebut.

Sebagai instansi teknis yang me­ngurusi permasalahan sosial dan kemasyarakatan, DSPPKBPPPA telah melakukan program kegiatan untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat.

“Ada beberapa program dari DSPPKBPPPA untuk mengatasi permasalahan di masyarakat. Dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang regular ada Program Keluarga Harapan (PKH) dan khusus dimasa pandemi ada Bantuan Sosial Tunai (BST), pembagian sembako,” kata Kepala DSPPKBPPPA, Drs Osman Bin Nur.

Selama tahun 2020, sebut Osman program PKH, BST, dan pembagian sembako sudah disalurkan sesuai deng­an mekanisme yang ada. “Kita bisa memantau dan melaporkan jika ada hal-hal yang tidak sesuai dengan mekanismenya,” ujar Osman.

Selain dari Kemensos, BST juga ada yang berasal dari APBD kota pada tahun 2020. DSPPKBPPPA langsung mendata dan menyalurkan  BST Kota tersebut lebih kurang 5.000 penerima.

Pada tahun 2020, pihaknya juga menyalurkan bantuan kepada kader-kader  berupa bantuan Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 2.000 paket untuk kader yang akan turun ke lapangan. Kader-kader tersebut terdiri dari ka­der PKK, kader KB, PSM, Tagana dan Karang Taruna.

Untuk tahun 2021, DSPPKBPPPA kembali melanjutkan apa yang dilakukan Kemensos diantaranya PKH, BST dan bantuan sembako. Untuk BST terhitung dari bulan Januari-April, namun karena dengan adanya kebijakan baru dari Kemensos untuk memperbaharui data, maka bantuan BST terputus sampai dengan bulan April tersebut. De­ngan tahun sebelumnya jumlah data lebih kurang 10.000, namun untuk 2021 ini diperkecil menjadi 5000 dan dilanjutkan untuk BST ini pada Mei dan Juni.

“Bersamaan dengan itu, melalui Pos Indonesia dan Bulog, kami kembali memantau dan memfasilitasi penyaluran Bantuan Beras PPKM sebesar 10 kg di angka 4.677 untuk penerima BST dan PKH. Dan berdasarkan laporan dari Pos Indonesia bantuan beras PPKM ini sudah 100 persen tersalurkan,” tutur Osman.

Kedepannya DSPPKBPPPA akan kembali menyalurkan bantuan dengan anggaran berasal dari APBD berupa sembako yang akan disalurkan khusus kepada 90  lansia dan 35 disabilitas selama lima bulan.

Pada September ini kita akan menyalurkan bantuan sembako kepada lansia dan disabilitas. Untuk bantuan pertama ini, kita akan bagikan sebanyak 90 lansia dan 35 disabilitas. Data semuanya untuk lansia ada sekitar 200 orang, begitu juga disabilitas. Ini sudah kita anggarkan semuanya di anggaran perubahan dan waktunya tiga bulan. Kita juga akan memberikan bantuan sandang berupa pakaian sehari-hari untuk disabilitas,” jelas Osman.

Selain itu, DSPPKBPPPA juga mene­rima bantuan-bantuan dari pengusaha yang berasal dari Padang Panjang, seperti Abadi Group yang sudah membagikan paket sembako kepada masyara­kat yang terdampak Covid-19 di area mereka berusaha.

Osman berharap bantuan dari pengusaha-pengusaha yang ada di Pa­dang Panjang untuk disalurkan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19, dan akan membantu memfasilitasinya. (rmd)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional