Menu

Kunker ke Padang, Wakapolri Kunjungi Rumah Sehat Covid-19 dan Isolasi Mandiri Kampung Nelayan

  Dibaca : 153 kali
Kunker ke Padang, Wakapolri Kunjungi Rumah Sehat Covid-19 dan Isolasi Mandiri Kampung Nelayan
BERBINCANG— Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono berbincang dengan pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di Rumah Sehat Covid-19 di Kampus II FIK UNP, melalui video call.

PADANG, METRO–Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Gatot Eddy Pramono mengingatkan pasien terpapar Covid-19  yang su­dah sehat, untuk selalu menjaga Protokol Kesehatan (Prokes) jika nantinya sudah diperbolehkan pulang dari tempat isolasi.

Hal ini disampaikan oleh Komjen Pol Gatot Eddy Pramono di karantika Rumah Nelayan, Kecamatan Kototangah, Kota Padang, Kemarin, (3/8). Kedatangan Jenderal Bintang Tiga ke ini Sumbar, dalam rangka kun­jungan kerja selama dua hari, yakni mulai dari tanggal 3 hingga 4 Agustus 2021.

Dalam kunjungannnya itu, Wakapolri didampingi langsung Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol Suwondo Nainggolan, Kapusdokkes Brigjen Pol dr. Rusdianto, Karopenmas Brigjen Pol Rusdi Hartono, Karobinops Brigjen Pol Roma Hutajulu disambut langsung oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto.

Lokasi pertama yang dikujungi Wakapolri dan rom­bongan adalah peninjauan pelaksanaan isolasi man­diri terpusat di Rumah Se­hat Covid-19 Polda Sumbar di Gedung Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UNP di Jalan Adinegoro, Lubuk Bua­ya.

Di lokasi tersebut, Wa­ka­polri melakukan dialog dengan Forkopimda Sumbar melalui zoom. Lalu, tidak berapa lama Waka­polri dan rombongan bergerak di tem­pat isolasi man­diri di Kam­pung Nelayan yang menem­puh waktu sekitar 10 me­nit.

Sesampai di tempat isolasi mandiri di Kampung Nelayan, Wakapolri dan rombongan disambut oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang dr Ferimulyani serta tenaga kesehatan yang bertugas di sana. Di lokasi tersebut, Waka­polri berbincang dengan pa­sien penghuni karantina rumah nelayan melalui video call.

Dengan ramahnya, Wa­ka­polri berbincang de­ngan salah satu orang pa­sien penghuni karamtina rumah nelayan, “Bagaimana kondisi kesehatannya,” saut Wakapolri kepada pasien. Lalu, pasien tersebut menceritakan pengalamannya selama mendapatakan perawatan di tempat karantina Rumah Nelayan.

Menutup kunjungannya di Karatina Rumah Nelayan, ia berpesan kepada pasien, bahwa selelau menjaga protokol kesehatan (prokes) meski telah sembuh nantinya dengan memulai dengan mencuci tangan dan lainnya.

Sementara itu, Kepala Di­nas Kesehatan Kota Pa­dang dr Ferimulyani menyebutkan dikarantina Rumah Ne­layan adalah pasien tanpa gejala dan bergejala ringan.

“Jika ada gejalanya lebih berat, disini ada klinik, kita lakukan penanganan pertama, kalau perlu dirujuk kita rujuk,”katanya.

Ia menambahkan kapasitas dikarantina Rumah Nelayan ini sebanyak 160 tempat tidur dan saat ini dihuni sebanyak 125 pasien.

Di sisi lain, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu mengatakan, ada sejumlah agenda kerja yang akan dilaksanakan selama berada di Padang.(rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional