Menu

Kunjungi Temuan Peluru Meriam Tuan Imam Bonjol, Wabub: Akan Dijadikan Situs Sejarah

  Dibaca : 289 kali
Kunjungi Temuan Peluru Meriam Tuan Imam Bonjol, Wabub: Akan Dijadikan Situs Sejarah
Wabup Pasaman Atos Pratama, meninjau lokasi ditemukannya peluru meriam yang diduga milik Tuanku Imam Bonjol atau peninggalan perang Paderi.

PASAMAN, METRO
Wakil Bupati (Wabub) Pasaman, Atos Pratama kunjungi lokasi penemuan peluru meriam di Kejorongan Pasar, Nagari Ganggo Hilia, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman.

Wabup Atos Pratama menyampaikan, sangat mengapresiasi jajaran kepolisian, khususnya Polsek Bonjol yang telah memberikan pelayanan dan kenyaman kepada masyarakat, kemudian rasa bangga kepada Camat dan ninik mamak serta masyarakat yang telah kooperatif dalam hal temuan tersebut.

“Kita yakin bahwa benda yang ditemukan ini adalah benda peninggalan sejarah zaman dahulu, karena selama di TNI Angkatan Darat, tidak pernah menemukan Benda seperti ini,” jelas Atos.

Daerah Pasaman juga diketahui ada peninggalan perang Paderi 1821 – 1825 yang dipimpin Tuanku Imam Bonjol di Bonjol dan ada juga warisan sejarah yang harus diperjuangkan untuk daerah Bonjol khususnya.

“Saya atas Pemerintah Daerah berharap kepada pihak kepolisian agar mengamankan benda temuan ini, temuan nantinya akan kita kembalikan kepada masyarakat Bonjol dan dijadikan cerita atau sejarah untuk anak cucu kita, bahwa di Bonjol ada peninggalan pada masa perang Paderi. Penemuan ini bukan rekayasa artinya betul-betul masyarakat yang menemukan,” jelasnya.

Wabup meminta kepada Camat untuk memonitor jumlah barang-barang temuan tersebut, karena ini merupakan legenda atau situs sejarah yang harus diabadikan generasi ke generasi.

Sementara itu Camat Bonjol Afnita mangatakan, benda ini ditemukan oleh salah satu warga yang bernama Zairil sewaktu menggali lobang untuk septic tank di belakang rumahnya.

“Harapan kami dari pihak Kecamatan mudah-mudahan barang peninggalan sejarah ini bisa nanti kita kembangkan sebagai situs sejarah Indonesia, dan butuh dukungan kepada pihak kabupaten dan provinsi bagaimana bisa mengembangkan situs sejarah ini,” harap Afnita.

Disamping itu, Kapolsek Bonjo Iptu Yeeni Brando benda yang ditemukan oleh Zairil sudah diamankan, dan setelah itu diteliti oleh ahli peledakan untuk mengetahui apakah benda ini masih aktif atau tidak.

“Apabila masih ada ditemukan benda seperti ini oleh masyarakat, agar segera dilaporkan kepada untuk pengamanan,” harap Brando. (cr6)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional