Close

Kunjungan Kerja Spesifik ke Kota Pariaman, Komisi V DPR RI Tinjau Pembangunan Sarana Prasarana Infrastruktur dan Transportasi

Walikota Genius Umar menyambut kedatangan rombongan Komisi V DPR RI.

Komisi V DPR RI me­la­kukan Kunjungan Kerja Spesifik ke Kota Pariaman yang dipimpin Wakil Ketua Komisi V, Muhammad Iqbal dalam rangka melihat langsung pembangunan sarana prasarana infrastruktur dan transportasi di Kota Pariaman.

Muhammad Iqbal me­nyampaikan, pihaknya juga menyerap aspirasi dan usulan dari Pemerintah Kota Pariaman atas program-program pembangunan infrastruktur dan transportasi yang bermitra dengan Komisi V.

“Kami datang ingin melihat langsung pembangunan yang sudah dibangun oleh Pemkot Pariaman melalui APBN dan sekaligus mensurvei rencana usulan pembangunan melalui program pusat,”ujarnya.

Dalam kunjungan ini, juga dihadiri oleh anggota komisi V DPR RI lainnya yaitu Effendy Sianipar dari Fraksi PDIP (Riau I); Harvey B. Malaihollo dari Fraksi PDIP (Papua Barat); Ilham Pangestu dari Fraksi Partai Golkar (Aceh II); Cen Sui Lan dari Fraksi Partai Golkar (Kepri); Iis Rosyita Dewi dari Fraksi Partai Gerindra (Jabar II); Syahrul Aidi Maazat dari Fraksi PKS (Riau II); Toriq Hidayat dari Fraksi PKS (Jabar XI) dan Athari Gauthi Ardi dari Fraksi PAN (Sumbar I).

Sementara itu, Walikota Pariaman Genius Umar menyampaikan, pihaknya mengusulkan se­jum­lah rencana pembangunan di sektor infrastruktur, sektor perumahan dan pemukiman layak huni, sektor penunjang perekonomian, sektor pariwisata, sektor penunjang sarana dan prasarana olahraga dan sektor infrastruktur sumber daya air.

Agar semua itu terwujud dan terus meningkat, Genius berharap ada kucuran dana dari kementerian terkait melalui dorongan Komisi V DPR RI. Seperti halnya sektor rehabilitasi dan peningkatan Ja­lan Nasional, jumlahnya sebanyak tiga ruas yakni Jalan By Pass Pariaman, Jalan Zaini, Jalan Iman Bonjol.

Selanjutnya, peningkatan Jembatan Kurai Taji, Pembangunan Jembatan Kampung Apar (Lintas kabupaten kota). Serta tambahan peningkatan ruas jalan menunjang pariwisata, yaitu Ruas Muaro Manggung Pantai Belibis.

Sementara untuk peningkatan ruas jalan penunjang ekonomi ada 7 ruas yakni ruas Pasir Sunur-Balai Kurai Taji, ruas Balai Kurai Taji-Jembatan Sampan, ruas Kereta Api-Ujung Batung, ruas jalan lingkar Sungai Rambai, ruas Sungai Rambai-Sirambang, ruas Sungai Ram­­bai-Cubadak Air, ruas Cu­badak Air-Puskesmas Sikapak.

Kemudian setelah itu pembangunan jembatan penunjang wisata yang terdapat dua jembatan wisata, yaitu jembatan wisata Manggung dan Mua­ro Pantai Kata.

Sedangkan untuk sektor perumahan dan permukiman layak huni, perlu pembangunan rumah susun, Pembangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT), Peningkatan kualitas pemukiman Kumuh.

Pihaknya berharap semua usulan ini bisa terealisasi dalam waktu dekat, karena sangat berdampak bagi peningkatan eko­nomi masyarakat. Pasalnya, jumlah sektor yang hendak dibangun itu terkendala dalam penda­naan melalui APBD. Sehingga semuanya itu sangat mem­butuhkan so­ko­ngan dari pe­merintah pusat dan bisa disampaikan oleh komisi V DPR RI.

“Dengan keterba­tasan anggaran, kami tidak akan dapat mem­­­bangun sarana dan prasarana untuk kemajuan daerah, ka­­rena itu, bersama dengan penyambung sua­­­ra kami yang ada di daerah dan mitra kerja dari Komisi V DPR RI ini. Semoga apa yang kamis usulkan itu akan disampaikan oleh Komisi V dan direalisasikan secepat­nya­,”harap­nya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top