Menu

Kuda Hitam ’Menyepak’, Juara Dunia Terdepak

  Dibaca : 145 kali
Kuda Hitam ’Menyepak’, Juara Dunia Terdepak
Kylian Mbappe gagal mengeksekusi penaltinya, usai sepakannya diblok Yann Sommer.

Babak 16 besar Euro 2020 makan korban. Para tim kuda hitam unjuk gigi dan tampil menggigit untuk menye­pakkan para raksasa.

Sudah enam laga digelar di babak 16 besar Euro 2020, sejak dimulai pada Sabtu (26/6). Tiga di antaranya menyajikan laga tim kuda hitam.

Yang paling mence­ngang­kan banyak pecinta bola adalah, tersingkirnya Prancis.

Juara Piala Dunia 2018 itu disingkirkan Swiss dari ajang Euro 2020 di Arena Nationala, Bukares, Romania, Selasa (29/6) dini hari WIB.

Les Blues, yang diunggulkan malah tersingkir lewat drama adu penalti.

Pasukan Ayam Jantan Prancis sempat ketinggalan lewat gol Haris Seferovic hingga babak pertama tuntas. Namun, pasukan Didier Deschamps bisa membalas tiga gol, masing-masing lewat brace Karim Benzema dan gol Paul Pogba di babak kedua.

Namun, Swiss bisa membalas dua gol lagi di akhir babak kedua, lewat gol kedua Seferovic dan aksi Mario Gravanovic. Skor 3-3 memaksa laga dilanjutkan ke babak tambahan, sampai akhirnya adu penalti.

Di babak tos-tosan itu, Prancis kalah 4-5. Kylian Mbappe gagal mengeksekusi penaltinya, usai sepakannya diblok Yann Sommer.

Denmark, salah satu tuan rumah Euro 2020, men­jadi salah satu tim yang diprediksi menjadi kuda hitam turnamen. Tim Dinamit membuktikannya dengan lolos ke babak 16 besar.

Juara Euro 1992 itu menghadapi Wales di Johan Cruyff Are­na, Amsterdam, Belanda, Sabtu (26/6). Hasilnya, Denmark me­nang 4-0, dan maju ke perempatfinal.

Sukses Den­mark diikuti tim underdog lainnya, Re­pub­lik Ceko. Kejutan lebih besar bahkan bisa dihadirkan anak asuh Jaroslav Silhavy.

Ceko bisa menyingkirkan tim kuat, Belanda, di babak 16 besar. Kemenangan 2-0 memastikan Patrik Schick dkk maju ke perempatfinal.

Dan kejutan kembali terjadi di hari ketiga babak 16 besar. Giliran Swiss yang unjuk gigi.

Xerdan Shaqiri dkk dengan heroik menyingkirkan juara dunia Prancis di babak 16 besar. Drama hingga adu penalti dilakoni pasukan Vladimir Petkovic untuk merebut tiket perempatfinal.

Masih ada duel Swedia vs Ukraina di babak 16 besar, yang akan dimainkan pada Rabu (30/6) dini hari WIB tadi. Laga itu dipastikan membuat satu kuda hitam lagi akan tembus ke perempatfinal Euro 2020.

Bukan tak mungkin sa­lah satu kuda hitam tersebut bisa melaju sampai final. Akankah momen seperti Yunani juara Euro 2004 terulang?

Sudah 6 Tim Raih Tiket 8 Besar

Sebanyak dua tim lagi bisa lolos ke babak perempatfinal Euro 2020. Dua tim itu salah satunya menyingkirkan Timnas Prancis.

Dua negara yang baru memastikan tiket perempatfinal Euro 2020 adalah Spanyol dan Swiss. Keduanya melakoni pertandingan penuh drama di babak 16 besar.

Spanyol menghadapi Kroasia di Stadion Parken, Kopenhagen, Denmark, Senin (28/6/2021) malam WIB. Anak asuh Luis Enrique menang 5-3.

Spanyol sempat ketinggalan lebih dulu dari Kroasia. Bunuh diri Pedri, dibalas gol Pablo Sarabia di babak pertama. Skor 1-1 bertahan sampai jeda.

Baru di babak kedua, Spanyol menggila. Empat gol tambahan bisa dicetak, masing-masing oleh Cesar Azpilicueta pada menit 57, Ferran Torres (77′), Alvaro Morata (100′), Mikel Oyarzabal (103′).

Adapun Kroasia cuma bisa menambah dua gol lewat Mislav Orsic dan Mario Pasalic. Kemenangan Spanyol pun mengantar Tim Matador ke perempatfinal.

Lolosnya Spanyol dan Swiss membuat 6 tim su­dah memastikan tempat di babak 8 besar. Sebelumnya ada Denmark, Italia, Republik Ceko, dan Belgia.

Dua tiket perempatfinal masih tersisa. Inggris vs Jerman dan Swedia vs Ukraina (sebelum berita ini diturunkan laganya sedang berlangsung dinihari tadi-red).

Nah, siapa yang akan meraih dua tiket tersisa 8 besar?

Mbappe Biang Kerok

NAMA Kylian Mbappe menjadi perbincangan ba­nyak orang di sepanjang pagi kemarin. Pesepakbola 22 tahun ini menjadi biang keladi terhentinya langkah Prancis di Piala Eropa 2020.

Mbappe mengakhiri kiprah di Euro 2020 tanpa mencetak gol. Menjadi sa­lah satu pemain yang difavoritkan mengisi daftar top skor, Mbappe justru melempem.

Mantan pemain AS Mo­naco tersebut kembali me­nunjukkan kegagalan demi kegagalan mengeksekusi peluang saat Prancis berjumpa Swiss di babak 16 besar Euro 2020.

Seperti tiga laga sebelumnya di fase grup, Mbappe tampil sebagai salah satu dari pemain depan yang diharapkan bisa me­nyum­bang gol untuk Les Bleus.

Selama 120 menit tam­pil, Mbappe melepaskan enam percobaan mencetak gol. Dari enam upaya tersebut tidak ada satupun yang mengarah ke ga­wang. Dilansir dari situs Whoscored, lima tembakan Mbappe melenceng dan satu diblok pemain Swiss.

Fatal bagi Mbappe yang ditunjuk sebagai algojo kelima dalam babak adu penalti. Sepakannya mampu dibaca Yann Sommer sehingga bola pun tak masuk ke gawang. Mbappe jadi satu-satunya eksekutor adu penalti, dari 10 orang, yang gagal melaksanakan tugas.

Kontribusi Mbappe lainnya juga tidak terlalu mencolok. Untuk urusan dribel, Mbappe hanya mencatatkan dua keberhasilan dari enam percobaan.

Mbappe juga tidak terlalu sering memegang bo­la, yakni sebanyak 58 kali atau tiga persen dari keseluruhan possesion.

Dari sedikit kesempatan memegang bola, Mbap­pe mampu melepaskan 31 umpan yang 30 di antaranya akurat termasuk sebuah assist untuk gol pertama Benzema(*rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional