Menu

Kualitas Udara Semakin Memburuk, Pelajar dari Segala Tingkatan Diliburkan

  Dibaca : 109 kali
Kualitas Udara Semakin Memburuk, Pelajar dari Segala Tingkatan Diliburkan

SIJUNJUNG, METRO – Kualitas udara di Kabupaten Sijunjung kembali tercemar ulah kabut asap yang kian menebal.Sehingga mengakibatkan seluruh pelajar dari segala tingkatan jenjang pendidikan sekolah yang ada terpaksa diliburkan. Edaran sekolah diliburkan tersebut dikeluarkan langsung Bupati Sijunjung mengingat kualitas udara yang semakin memburuk.

Dalam edaran tersebut sekolah diliburkan mulai Kamis hingga Sabtu (17/19). Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya dampak buruk akibat kabut asap terhadap kesehatan.

Dalam edaran itu, siswa yang diliburkan tetap diawasi orang tua agar tidak beraktifitas di luar rumah. Kemudian untuk para guru dan lainnya tetap ke sekolah untuk menyelesaikan administarsi dan tugas lainnya, serta di imbau untuk menggunakan masker jika melakukan aktifitas diluar ruangan.

Sementara itu, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim-LH) melakukan pengujian kualitas udara oleh UPTD. Laboratorium Lingkungan.

Berdasarkan hasil pengujian dengan menggunakan alat Staplex parameter 10 yang dilakukan di nagari Muaro, Kecamatan Sijunjung, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) berada di angka 93 kategori sedang namun diambang memasuki kategori tidak sehat. Pengujian dilakukan pada tanggal 15-16 Oktober.

Kepala Dinas Perkim-LH Kabupaten Sijunjung, Riky Maineldi Neri melalui Kepala UPTD. Laboratorium Lingkungan, Yengki Rika Putra Utama, ST menjelaskan bahwa kualitas udara di Nagari Muaro sebagai pusat Kabupaten di angka 93. “Hasil pengujian labor, kualitas udara untuk di Muaro berada di angka 93 pada kondisi sedang, namun sudah diambang batas kategori tidak sehat,” tutur Riky.

Pihaknya menjelaskan ada lima tingkatkan kualitas udara. “Di angka 1-50 sebagai kategori baik, 51-100 sedang, 101-200 tidak sehat, 201-300 sangat tidak sehat dan diatas 300 menandakan berbahaya. Meskipun demikian, di khawatirkan bisa semakin parah. Data tersebut untuk daerah Muaro Sijunjung, dan akan berbeda untuk di nagari serta kecamatan lainnya. Untuk mencegah penyakit ISPA disarankan agar masyarakat mengurangi aktivitas diluar rumah dan memakai masker,” jelasnya. (ndo)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional