Menu

KUA-PPAS APBD Solsel 2021 Disepakati

  Dibaca : 112 kali
KUA-PPAS APBD Solsel 2021 Disepakati
PARIPURNA—Plt Bupati Solsel Abdul Rahman dan Ketua DPRD Solsel Zigo Rolanda saat sidang paripurna di DPRD Solsel.

Plt Bupati Solok Selatan (Solsel) sampaikan Nota Pengantar Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Kabupaten Solok Selatan tahun 2021, di ruang sidang utama DPRD di Golden Arm, Senin (24/8).

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Zigo Rolanda dihadiri Anggota DPRD, Forkopimda serta Kepala OPD. Plt Bupati Abdul rahman mengatakan, sebagaimana telah disepakati dalam Badan Musyawarah, mudah-mudahan paling lambat Bulan Agustus ini , KUA dan PPAS Tahun 2021 sudah dapat disepakati oleh Pemerintah Daerah bersama DPRD.

Dimana, KUA dan PPAS yang telah disepakati bersama akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk menyusun, menyampaikan rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2021 yang diamanatkan paling lambat Minggu ke II Bulan September 2020.   “Kami berharap dalam bulan Agustus ini, KUA dan PPAS tahun 2021 sudah dapat disepakati oleh pemerintah daerah dan DPRD,” ujar Zigo.

Ia mengatakan dengan adanya pandemi Covid-19, diperkirakan pertumbuhan perekonomian Kabupaten Solsel hanya berkisar pada 0,5-1,5w persen, penurunan ini seiring dengan terjadinya penurunan dari terkoreksinya perekonomian Nasional menjadi (-0,4)-2,3 persen dan perekonomian Sumbar menjadi 1,01 persen.

Namun pada tahun 2021, ia tetap optimis kinerja perekonomian Kabupaten Solsel, semakin membaik dan ditargetkan dapat tumbuh berkisar 4,04-5,09 persen. Peningkatan ini dapat dipacu melalui penguatan struktur ekonomi daerah melalui perbaikan struktur perekonomian, penyediaan dan peningkatan kualitas sarana dan prasarana penunjang perekonomian daerah.

Dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi diatas maka proyeksi pendapatan daerah Kabupaten Solsel Tahun 2021 yaitu sebesar Rp 686.755.881.595 dengan dengan komposisi, PAD Rp 75.220.606.795 Pendapatan Transfer Rp. 611.535.274.800 Target Pendapatan ini mengalami penurunan sebesar Rp. 229.405.347.367 dari APBD awal tahun 2020.

Penurunan ini lebih disebabkan belum dianggarkannya Pendapatan Transfer yang berasal dari Dana Alokasi Khusus Daerah dan Dana Intensif Daerah sesuai amanat Permendagri Nomor 64 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyusunan APBD tahun 2021.

Perkiraaan Belanja Daerah Solsel 2021, Rp 719.963.760.699 dengan komposisi belanja yaitu Belanja Operasi yang diperuntukan untuk belanja pegawai (gaji dan tunjangan), serta belanja program dan kegiatan (belanja pegawai, barang dan jasa serta belanja modal), belanja hibah serta belanja bansos sebesar Rp. 619.560.899.955, Belanja Tidak Terduga sebesar Rp. 1.000.000.000 dan Belanja Transfer yang terdiri dari Belanja Bagi Hasil kepada Pemerintah Nagari dan Belanja Bantuan Keuangan Kepada Nagari dan Partai Politik sebesar Rp 98.198.210.744.

Dengan Rencana Belanja yang lebih besar dari Rencana Pendapatan, maka akan terdapat defisit anggaran sebesar Rp33.207.879.104. Defisit Anggaran ini direncanakan ditutupi dengan perkiraan surplus dari Pembiayaan Daerah yang berasal dari selisih perkiraan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun 2020 sebesar Rp 34.207.879.104,- dengan Pengeluaran pembiayaan yang direncanakan untuk penyertaan Modal Daerah sebesar Rp 1.000.000.000. (afr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional