Menu

KTH Mekar Jaya Sukses Kelola KBR

  Dibaca : 105 kali
KTH Mekar Jaya Sukses Kelola KBR
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumbar Yozarwardi Usama Putra saat mengunjungi pembibitan Kebun Bibit Rakyat (KBR) milik Kelompok Tani Hutan (KTH) Mekar Jaya.

PASAMAN, METRO
Sukses mengelola Kebun Bibit Rakyat (KBR) Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat, Yozarwardi Usama Putra apresiasi Kelompok Tani Hutan (KTH) Mekar Jaya, Petok, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman.

“Saya apresiasi KTH Mekar Jaya yang sukses dalam mengelola kebun bibit rakyat (KBR) di daerah itu, disamping itu saya juga apresiasi prinsip-prinsip yang dijalankan berkelompok tani hutan itu selama ini disamping Musyawarah, selalu mengedepankan prinsip gotong royong dan selalu terbuka antar sesama pengurus dan anggota,” ungkap Yozawardi pada sela-sela kunjungannya, Selasa (15/9).

Menurut dia, KTH tersebut sukses mengelola Kebun Bibit Rakyat (KBR) bersama anggota kelompoknya. Berbagai jenis benih tanaman hasil hutan bukan kayu (HHBK) berhasil disemai di KBR tersebut.

“Saya sudah jalan-jalan ke lokasi KBR  di Pasaman. Salah satu yang dikunjungi adalah yang dikelola oleh Kelompok Tani Hutan (KTH) MekarJaya di Petok, Panti. KBR ini disupport oleh BPDAS HL Indragiri Rokan,” imbuhnya.

Setidaknya, kata Yoz, ada empat jenis bibit HHBK yang disemai di KBR itu, yaitu Jengkol, Alpukat, Petai dan Pinang, dengan target sebanyak 20.000 batang.

Saat di lokasi pembibitan kata dia, secara umum terlihat tanaman yang sudah dibibit tumbuh dan sebahagian lainnya masih menyemai benih tanaman Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK).

Ia juga menyampaikan, bahwa pembuatan bibit dilaksanakan bersama-sama oleh anggota KTH. Pemilihan jenis bibit pun berdasarkan hasil musyawarah kelompok.

“Bibit yang dipilih adalah yang mempunyai prospek pasar dan bernilai ekonomi tinggi, untuk meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar hutan,” katanya.

Ia berharap, KBR yang dikelola oleh KTH MekarJaya, bermanfaat dalam menyediakan bibit berkualitas untuk rehabilitasi hutan dan lahan di wilayah itu.

Selain itu, memberikan kesempatan kepada masyarakat sekitar hutan untuk memperoleh pendapatan dengan sistem padat karya erta sekaligus mendukung upaya pemulihan ekonomi pasca Covid-19. (cr6)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional