Menu

KSPPS menjadi Pengembang Ekonomi Kerakyatan di Kota Padang

  Dibaca : 245 kali
KSPPS menjadi Pengembang Ekonomi Kerakyatan di Kota Padang
Keberadaan Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPPS), merupakan koperasi simpan pinjam yang menjadi salah satu ikon di dunia perkoperasian di Kota Padang.

S.PARMAN, METRO–Keberadaan Koperasi Simpan Pinjam Pembiaya­an Syariah (KSPPS), merupakan koperasi simpan pinjam yang menjadi salah satu ikon di dunia perkoperasian di Kota Padang. Untuk terus maju dan ber­kembangnya koperasi yang­ ada di tiap kelurahan di Kota Padang itu tentu harus didukung oleh semua pihak.

KSPPS merupakan bahagian upaya pengembangan ekonomi kerakyatan yang kita miliki di Kota Padang. “Pemko) Padang memiliki komitmen yang kuat dalam pengembangan koperasi sebagai lembaga penggerak ekonomi berbasis kerakyatan,” ungkap Wali Kota Padang Hendri Septa saat membuka Pelatihan Penyusunan Rencana Bisnis Koperasi bagi pengurus, pengelola dan pengawas KSPPS Kelurahan se-Kota Padang di Kantor UPTD Balai Pendidikan dan Latihan Koperasi (BPLK) Sumbar, Jl.  S.Par­man No. 221, Senin (28/6).

Wako mengatakan, sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut Pemko Padang sejak tahun 2009 telah mulai menumbuhkembangkan koperasi jasa keuangan syariah (KJKS) nama dulu KSPPS yang berada di 104 kelurahan.

“Koperasi ini dibuat sebagai lembaga bagi usaha mikro khususnya bagi keluarga kurang mampu se­ka­ligus sebagai upaya pengentasan kemiskinan,” je­las Wako Hendri didampingi Kabag Prokopim Amrizal Rengganis.

Menurut wali kota itu, agar koperasi dapat tumbuh dan berkembang menjadi koperasi yang sehat, tangguh serta mandiri tentu perlu dilakukan upaya pengembangan sumber daya manusia koperasi secara institusional yang berkelanjutan sesuai tuntutan dunia usaha.

Sebagaimana pengembangan sumber daya ma­nusia (SDM) koperasi mutlak diperlukan untuk menghadirkan persaingan sektor usaha mikro yang semakin tinggi.

“Salah satu bentuk pe­ngem­bangan SDM koperasi adalah melakukan pelatihan penyusunan rencana bisnis koperasi seperti kali ini. Atas nama Pemerintah Kota Padang saya sangat menyambut baik,” paparnya.

Lebih lanjut wali kota muda itu berharap pelatihan bisnis Koperasi tersebut berjalan dengan baik dan memiliki hasil sesuai tujuan yang diinginkan.

“Terutama sekali ba­gaimana memberikan peningkatan kapasitas bagi pengurus dan pengelola KSPPS secara bertahap dan terarah,” tambahnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang Syuhandra menyebutkan adapun tujuan pihaknya menyelenggarakan pelatihan penyusunan rencana bisnis bagi pengawas dan pengelola KSPPS tersebut terutama sekali mening­katkan SDM yang profesional dalam mengelola keuangan.

“Jika SDM para pengawas, pengurus dan pengelola KSPPS senantiasa bekerja dengan profesional insya Allah ekonomi warga Kota Padang akan terus maju dan ber­kem­bang. Khusunya masya­rakat yang kurang mampu dapat terbantu dalam men­jalankan usahanya. Se­bagaimana salah satu fung­si koperasi di bentuk ada­lah untuk mensejahterakan masya­rakat,” sebutnya.

Syuhandra mengatakan pelatihan tersebur dilaksanakan selama tiga hari. Jumlah pesertanya yakni sebanyak 40 orang terdiri dari unsur pengurus dan pengelola dan pengawas KSPPS se-Kota Pa­dang. (rel)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional