Close

KPU Limapuluh Kota Ajak Masyarakat, Sukseskan Pemilu Serentak 2024

SOSIALISASI—KPU Kabupaten Limapuluh Kota intens menggelar sosialisasi pembentukan badan ad hoc kepada masyarakat.

LIMAPULUH KOTA, METRO–Komisi Pemilhan U­mum (KPU) Kabupaten Limapuluh Kota, mengajak masyarakat untuk ikut menyukseskan dan berpartisipasi sebagai penyelenggara Pemilihan U­mum serentak tahun 2024. “Hari ini kita lakukan sosialisasi tahapan pemilu serentak tahun 2024 dan pembentukan badan ad hoc bersama ormas dan LSM se-Kabupaten Lima­puluh Kota,” sebut Ketua KPU Limapuluh Kota, Mas­nijon, membuka kegiatan sosialisasi, baru-baru ini diaula Hotel Shago Bungsu, Lubuak Ba­tingkok, Kecamatan Harau.

Ia menyebut bahwa sesuai kewenangannya, KPU wajib melaksanakan tahapan Pemilu 2024 dan melaksanakan seluruh tahapan tersebut tepat waktu. Dalam menyukseskan seluruh tahapan Pemilu 2024 itu, Masnijon menyebut bahwa KPU wajib membentuk Badan Ad Hoc. “Badan Ad Hoc yang dibentuk oleh KPU merupakan sebuah ba­dan yang dibentuk untuk membantu pelaksanaan kerja KPU, baik ditingkat kecamatan, desa/nagari maupun Tempat Pemu­ngutan Suara (TPS),” ucapnya.

“Badan Ad Hoc itu adalah anggota dan sekretariat PPK, anggota dan sekretariat PPS, KPPS, PPLN, KPPSLN, Panitia Pemutakhiran Data Pemilih/Petugas Pemutakhiran Data Pemilih, Panitia Pemutakhiran Data Pemilih Luar Negari, dan Petugas Ketertiban Tempat Pemungutan Suara,” katanya menambahkan.

Masnijon menyebut, bahwa dasar KPU Limapuluh Kota dalam membentuk Badan Adhoc di 13 kecamatan di daerah itu yakni PKPU Nomor 3 tahun 2022 tentang tahapan dan jadwal penyelenggaraan Pemilu 2024 dan PKPU Nomor 8 tahun 2022 tentang pembentukan dan tata kerja Badan Adhoc penyelenggara Pemilu dan Pil­gub dan Wagub, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota. “Nah inilah maksud dan tujuan pertemuan kita hari ini, yakni mensosia­lisasikan pembentukan Badan Adhoc di Kabupa­ten Limapuluh Kota. Kita harap kita yang hadir da­lam kegiatan sosialisasi ini bisa melanjutkan dalam forum atau pertemuan-pertemuan di tengah-te­ngah masyarakat agar masyarakat dapat ikut berpartisipasi sert ikut menjadi Badan Adhoc sehingga kebutuhan kita di Limapuluh Kota yang terdiri dari 13 kecamatan dapat terpenuhi,” tuturnya.

Selain itu KPU Kabupaten Limapuluh Kota a­kan berupaya meningkatkan partisipasi masya­rakat pada Pemilu 2024. “Partisipasi pada 2019 a­dalah 81 persen di Limapuluh Kota, jumlah partisipasi ini melebihi target nasional 77,5 persen. Se­dang­kan pada Pilkada a­gak kurang yakni hanya 63 persen. Mudah-mudahan dengan berbagai macam persiapan yang kita laksanakan termasuk sosia­lisasi hari ini akan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat pada Pemilu 2024,” ucapnya.

Masnijon juga mengi­ngatkan bahwa kegiatan Pemilu bukanlah kegiatan yang bisa dianggap remeh. Ia mengatakan bahwa Pemilu akan diwarnai dengan berbagai konflik dan sengketa. “Kegiatan Pemilu itu bukanlah ke­giatan yang santai-santai. Kegiatan ini penuh dengan konflik dan akan penuh dengan sengketa-sengketa. Nah disinilai kita KPU akan meminimalkan seluruh persoalan-persoalan yang ada,” pungkasnya.

Hadir pada kesempatan itu hadir juga Komisioner KPU, Eka Ledyana, Amfreizer, Rina Fitri dan Arwantri serta sebanyak 36 orang perwakilan ber­bagai Ormas dan LSM. Berikut jadwal pembentukan Badan Adhoc, Pentarlih 22 Januari 2023-1 Februari 2023 dengan masa kerja 3 Februari-12 Maret 2023, pembentukan KPPS 5 Januari 2024-23 Januari 2024 masa kerja 25 Januari 2024-23 Februari 2024 dan masa kerja petugas ketertiban TPS 25 Januari 2024-23 Februari 2024. (uus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top